BeritaCirebon

Ratusan Ojol di Cirebon Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

997
×

Ratusan Ojol di Cirebon Unjuk Rasa, Ini Tuntutannya

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Ratusan driver ojek online (Ojol) dari Ojol Cirebon Bersatu melakukan aksi demonstrasi menuntut sejumlah poin kepada aplikator dan juga pemerintah.

Koordinator Ojol Bersatu, Tryas mengatakan, tuntutan yang pertama adalah menghapus biaya potongan setiap jasa dari 20 persen menjadi 10 persen.

“Ini tuntutan yang paling penting, karena aplikator hanya menyediakan jasa aplikasi, sedangkan semua beban termasuk ganti oli, service, parkir dan lain ditanggung oleh mitra,” katanya, Selasa (15/4/2025).

Pihaknya juga menantang gubernur Jawa Barat untuk membuat peraturan daerah yang mensejahterakan para mitra dari ojek online.

“Setiap kebijakan yang dilakukan oleh aplikator, harus terlebih dahulu dilaporkan kepada pemerintah provinsi Jawa Barat, baru diturunkan ke Pemerintah Kota, jangan seenaknya aplikator untuk membuat peraturan,” jelasnya.

Ia juga mendukung, DPR RI untuk merevisi potongan biaya aplikasi dari yang tadinya 20 persen menjadi 10 persen.

“Kalau potongan 20 persen itu hanya diperjanjian awal saja, tetapi pada kenyataannya lebih dari 20 persen bahkan sampai 50 persen,” tuturnya.

Selain itu juga pihaknya meminta menghapus salah satu program aplikator yang dinilai melanggar peraturan menteri perhubungan mengenai tarif batas minimum aplikasi.

“Itu program berbayar, apabila ada beberapa driver menggunakan program itu namun driver yang lain menganggur tidak mendapatkan penumpang karena dengan membayar itu driver akan mudah untuk mendapatkan penumpang,” tutupnya.***(Sakti)