INDRAMAYU – Guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, maka PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan ( UP3 ) Indramayu mengadakan pelatihan tanggap darurat simulasi bencana alam.
Dalam pelaksanaannya, PT PLN (Persero) UP3 Indramayu menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu untuk memberikan paparan mengenai pengenalan pertolongan pertama saat terjadi bencana alam. Dimulai dengan pemaparan secara teori oleh Yanto, Instruktur dari BPBD Kabupaten Indramayu. Dilanjutkan dengan kegiatan selanjutnya yaitu menyalakan alarm kondisi darurat dan dilanjutkan dengan proses evakuasi yang dipimpin oleh Tim Tanggap Darurat.
Simulasi ini melibatkan karyawan/karyawati PT PLN (Persero) UP3 Indramayu dan Security di seluruh lingkungan kerja PT PLN (Persero) UP3 Indramayu. Instruktur menyampaikan langkah-langkah simulasi gerak cepat yang dapat dilakukan jika terjadi bencana alam.
Suharno, Manager PT PLN (Persero) UP3 Indramayu menjelaskan pentingnya kegiatan simulasi tanggap darurat bencana alam ini.
“Pengetahuan terkait pertolongan pertama sangat penting untuk diketahui kita semua terutama karyawan dan security sebagai garda terdepan ketika terjadi bencana alam, sebelum bantuan medis profesional tiba,” jelas Suharno.
Sejalan dengan itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy, menekankan kegiatan simulasi sangat penting sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja.
“Kegiatan seperti simulasi tanggap darurat bencana alam tersebut, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN pada keamanan, keselamatan dan kesehatan karyawan. Karena bencana dapat terjadi kapan saja, setiap individu perlu kesiapan dan andal mengantisipasinya” terang Tonny.***(Via)











