CIREBON- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, membuka secara resmi Rapat Kerja Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Kota Cirebon yang digelar di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon, Selasa (22/4/2025). Dalam rapat tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja dalam mengatasi pengangguran di wilayahnya.
Menurut Wali Kota, pelatihan kerja yang diselenggarakan harus disesuaikan dengan kebutuhan riil dunia industri agar serapan tenaga kerja semakin optimal, terutama di kawasan Ciayumajakuning.
“Pelatihan tidak boleh asal. Harus relevan dengan klasifikasi dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh dunia usaha,” ujar Effendi.
Ia mengapresiasi penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cirebon pada tahun 2024 sebagai hasil kerja keras bersama, sekaligus mendorong semua pihak untuk memperkuat kolaborasi demi hasil yang lebih baik ke depan.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman, melaporkan bahwa TPT mengalami penurunan dari 7,6 persen pada tahun 2023 menjadi 6,29 persen di tahun 2024, atau setara dengan sekitar 12.500 orang.
“Ini pencapaian yang menggembirakan, dan kami berterima kasih kepada seluruh mitra yang turut berperan aktif,” jelas Agus.
Disnaker juga tengah mendorong pembentukan Bursa Kerja Khusus (BKK) di lingkungan SMA, SMK, dan perguruan tinggi sebagai jembatan antara pencari kerja muda dengan dunia industri. Selain itu, forum ketenagakerjaan regional Ciayumajakuning juga terus dikembangkan sebagai wadah koordinasi antarpihak dalam memperluas kesempatan kerja.
Agus menekankan pentingnya menjaga hubungan industrial yang sehat antara pengusaha dan pekerja. “Kondusifitas kota menjadi prioritas. Hubungan harmonis adalah kunci iklim kerja yang baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan praktik yang merugikan pekerja, seperti penahanan ijazah atau ketimpangan hak dan kewajiban. Prinsip hubungan industrial Pancasila disebut sebagai dasar dari setiap kebijakan yang diambil.
Melalui forum tripartit ini, Pemkot Cirebon berharap kerja sama yang solid dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adil, aman, dan berkelanjutan.***











