CIREBON – 362 siswa dari pulau Jawa ikuti Olimpiade Sains dan Matematika yang diselenggarakan Cirebon International Islamic School (CIIS). Olimpiade tersebut digelar sebagai rangkaian milad ke-15 CIIS.
Ketua Yayasan Dede Muharam mengatakan, antusiasme peserta yang sangat tinggi membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan CIIS.
“Berbeda dengan olimpiade pada umumnya, ajang kali ini dikemas lebih inklusif dan merata untuk semua jenjang usia,” katanya, Senin (12/10/2026).
Dalam lomba tersebut terdiri dari lomba mewarnai, olimpiade matematika, dan olimpiade IPA atau Sains. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh siswa sesuai dengan jenjangnya masing-masing.
Dede mengungkapkan, tujuan dari adanya perlombaan ini untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, kecintaan terhadap sains dan matematika, serta mempererat tali silaturahmi antara siswa di Pulau Jawa.
“Kami ingin menciptakan wadah bagi anak-anak Indonesia untuk berprestasi sejak dini. Dengan mengusung skala Se-Pulau Jawa, kami berharap Olimpiade CIIS menjadi barometer kompetisi akademik yang berkualitas dan berdampak,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya menyediakan hadiah dengan total Rp500 juta. Hadiah sendiri diberikan untuk peringkat 1, 2, 3, hingga juara harapan dan juara favorit.
Tak hanya itu, CIIS juga memberikan beasiswa pendidikan bagi para juara untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Cirebon Islamic School.
“Program beasiswa ini merupakan komitmen CIIS untuk mendukung keberlanjutan prestasi siswa dan memberikan akses pendidikan berkualitas berbasis Islam dan standar internasional,” tuturnya.
Mengingat antusiasme siswa, pihaknya akan menjadikan ajang olimpiade matematika dan sains tersebut menjadi ajang tahunan yang akan terus ditingkatkan.***(Sakti)











