BeritaCirebon

Andi Armawan Dilantik jadi Kadisdukcapil Kota Cirebon

586
×

Andi Armawan Dilantik jadi Kadisdukcapil Kota Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon kini dipimpin sosok baru, dia adalah Andi Armawan resmi dilantik sebagai Kepala Disdukcapil oleh Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Selasa (31/3/2026).

Mengemban jabatan strategis di sektor pelayanan publik, Andi langsung menegaskan arah kebijakannya yakni memperkuat kualitas layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang lebih mudah diakses masyarakat.

“Ini amanah besar. Kami ingin memastikan pelayanan kependudukan benar-benar memberikan manfaat luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya usai pelantikan.

Fokus utama Andi adalah mendorong transformasi layanan Disdukcapil agar semakin dekat dengan warga. Ia mengusung konsep jemput bola, yakni menghadirkan layanan langsung ke tengah masyarakat, terutama untuk perekaman dan pengurusan dokumen kependudukan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengatasi hambatan akses layanan, sekaligus mempercepat kepemilikan dokumen resmi bagi warga Kota Cirebon.

Namun, sebelum melangkah lebih jauh, Andi menekankan pentingnya pembenahan internal. Ia akan memulai dengan konsolidasi organisasi guna menyatukan visi seluruh jajaran Disdukcapil.

“Kami perkuat dulu internal, memastikan semua memiliki komitmen yang sama. Kinerja yang sudah baik akan kami pertahankan, dan yang kurang akan kami tingkatkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Andi juga membuka peluang inovasi layanan, termasuk pengembangan sistem pencetakan KTP elektronik (e-KTP). Saat ini, pencetakan masih terpusat di kantor Disdukcapil, namun ke depan tidak menutup kemungkinan dilakukan hingga tingkat kecamatan, menyesuaikan regulasi yang berlaku.

“Semua akan kami kaji, termasuk peluang desentralisasi layanan agar masyarakat semakin mudah,” jelasnya.

Tantangan yang dihadapi pun tidak kecil. Dengan jumlah penduduk Kota Cirebon mencapai sekitar 359 ribu jiwa dan lebih dari 264 ribu wajib KTP, Disdukcapil dituntut terus meningkatkan cakupan perekaman dan kepemilikan identitas.
Andi menegaskan, penguatan identitas kependudukan digital (IKD) juga menjadi bagian dari prioritas ke depan, seiring tuntutan digitalisasi layanan publik.

Sejalan dengan arahan Wali Kota, Disdukcapil akan memperbanyak layanan perekaman e-KTP secara langsung ke masyarakat sebagai upaya percepatan capaian.

“Kami akan lebih sering turun ke lapangan untuk perekaman KTP. Ini langkah konkret agar seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid,” pungkasnya.***