CIREBON – Dua hotel di bawah naungan Santika Indonesia Hotels & Resorts, yakni Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan dan Hotel Santika Cirebon, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026.
Aksi ini diwujudkan melalui pemadaman lampu dan pengurangan penggunaan energi listrik selama satu jam, pada Sabtu, 28 Maret 2026 pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Gerakan Earth Hour sendiri merupakan kampanye lingkungan yang diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature, yang kini telah berkembang menjadi aksi kolektif lintas negara. Kampanye ini melibatkan masyarakat luas, komunitas, pemerintah, hingga pelaku industri untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim dan pentingnya penghematan energi.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap operasional berkelanjutan, kedua hotel menghadirkan suasana yang berbeda selama Earth Hour berlangsung.
Lampu-lampu di area publik yang tidak esensial dipadamkan, penggunaan perangkat elektronik non-prioritas dikurangi, dan suasana temaram dihadirkan melalui cahaya lilin. Rangkaian lilin berbentuk “60+” turut ditampilkan sebagai simbol gerakan global ini, sekaligus mengajak tamu dan karyawan untuk ikut ambil bagian dalam aksi sederhana yang bermakna besar.
Di Hotel Santika Premiere Linggarjati – Kuningan, Earth Hour dikemas dalam nuansa reflektif di area outdoor yang dikelilingi panorama alam kaki Gunung Ciremai.
Para tamu diajak menikmati malam yang lebih tenang dan dekat dengan alam, ditemani alunan live acoustic yang menambah suasana hangat dan intim.
Public Relation Coordinator hotel tersebut, Farchani Utami, menyampaikan bahwa partisipasi ini menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hemat energi sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Sementara itu, Hotel Santika Cirebon menghadirkan pendekatan yang memadukan unsur budaya dan kepedulian lingkungan. Menjelang pemadaman lampu serentak, para tamu disuguhkan pertunjukan tari topeng khas Cirebon sebagai simbol bahwa pelestarian budaya dan lingkungan dapat berjalan beriringan.
Public Relation Manager Chicko Handoyo menegaskan bahwa industri perhotelan memiliki peran penting dalam mendukung gerakan global ini, bahkan melalui langkah sederhana yang berdampak luas.
“Kami pun mengimbau karyawan yang bertugas pada hari tersebut untuk menggunakan sepeda atau transportasi umum sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi,” ungkapnya.
Partisipasi dalam Earth Hour ini melengkapi berbagai inisiatif keberlanjutan yang telah dijalankan kedua hotel, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga edukasi kepada tamu dan karyawan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui aksi simbolis ini, keduanya berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menjadikan kebiasaan hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan hanya dalam satu jam peringatan, tetapi sebagai komitmen jangka panjang bagi masa depan bumi.***











