CIREBON – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota melakukan pengecekan langsung jalur Pantura yang melintasi wilayah Kota Cirebon.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan para pemudik yang akan melintasi jalur utama tersebut.
Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, mengatakan pengecekan jalur dilakukan mulai dari wilayah Tengah Tani hingga Mundu. Kegiatan ini sekaligus untuk memetakan sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan selama masa mudik.
“Pengecekan jalur Pantura ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan yang akan dilalui pemudik. Selain itu, kami juga mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi terjadi kemacetan agar bisa diantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Dalam pemantauan tersebut, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menyoroti beberapa lokasi yang kerap menjadi titik rawan kemacetan, terutama pada persimpangan lampu lalu lintas dan kawasan padat kendaraan.
Adapun sejumlah titik yang diprediksi menjadi lokasi kepadatan arus kendaraan antara lain Bunderan Kedawung, Lampu Merah Pemuda, Lampu Merah Kanggraksan, Lampu Merah Terminal, hingga Lampu Merah Perumnas.
Menurut Ridwan, apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di titik-titik tersebut, petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dilakukan rekayasa arus lalu lintas guna menjaga kelancaran pergerakan kendaraan.
“Jika terjadi kepadatan, petugas akan melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung di lapangan. Rekayasa arus kendaraan juga akan diterapkan secara situasional agar arus kendaraan tetap bergerak lancar,” jelasnya.
Selain melakukan pemantauan jalur, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menambah sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik strategis di jalur Pantura. Pemasangan rambu ini bertujuan membantu pemudik memahami jalur perjalanan sekaligus meningkatkan ketertiban berlalu lintas.
“Penambahan rambu dilakukan di beberapa titik agar pengendara lebih mudah memahami kondisi jalur. Harapannya, arus kendaraan selama musim mudik di wilayah Cirebon dapat berjalan lebih tertib dan lancar,” pungkasnya.*** (Sakti)











