CirebonBerita

Mengulik Komunikasi Organisasi Era Digital, Mahasiswa FISIP UGJ Kunjungi Pegadaian Area Cirebon

1
×

Mengulik Komunikasi Organisasi Era Digital, Mahasiswa FISIP UGJ Kunjungi Pegadaian Area Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON– Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon melakukan kunjungan akademik ke PT Pegadaian Area Cirebon, Rabu (10/12/2025). 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji penerapan komunikasi organisasi di era digital serta dampaknya terhadap efektivitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh Firman, Shendy, Via, Febri, Sandy, Sevia, Azmi, Selpi, Vickry, Haikal, Bangga, dan Farhan, serta didampingi oleh dosen pembimbing Ibu Dr. Farida Nurfalah, S.Sos., M.Si. 

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan wawancara dan observasi lapangan untuk melihat secara langsung bagaimana pola komunikasi internal dan eksternal diterapkan di lingkungan Pegadaian Area Cirebon. Fokus kajian diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung koordinasi kerja, kolaborasi antarkaryawan, serta pelayanan kepada nasabah.

Staf Pegadaian Area Cirebon, Dwi, menjelaskan bahwa komunikasi digital saat ini memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan. Menurutnya, penggunaan platform digital seperti WhatsApp dan Zoom membantu perusahaan dalam mempercepat proses koordinasi tanpa harus bergantung pada pertemuan tatap muka.

“Komunikasi digital sangat membantu efisiensi kerja. Rapat dan koordinasi bisa dilakukan dengan lebih cepat, terutama untuk tim yang berada di lokasi berbeda,” ujar Dwi. 

Ia menambahkan, perubahan pola komunikasi tersebut semakin terasa sejak masa pandemi Covid-19. Menurut (Mahmood et al., 2019) transformasi digital melalui teknologi, menuntut perubahan mendasar dalam proses organisasi, teknologi, dan perilaku orang-orang. Kondisi tersebut menjadi momentum percepatan digitalisasi, baik dalam sistem komunikasi internal maupun dalam layanan kepada nasabah. 

Saat ini, Pegadaian juga mengembangkan berbagai aplikasi digital untuk memudahkan transaksi tanpa harus datang langsung ke kantor. Meski demikian, digitalisasi komunikasi juga menghadirkan tantangan. 

Dwi mengungkapkan bahwa perbedaan tingkat literasi digital masyarakat, khususnya antara wilayah perkotaan dan pedesaan, masih menjadi kendala.

“Perusahaan terus melakukan edukasi secara bertahap agar masyarakat dapat beradaptasi dengan sistem digital yang diterapkan,” katanya.

Pegadaian Area Cirebon memanfaatkan berbagai kanal digital seperti Instagram, WhatsApp, TikTok Live, dan podcast untuk komunikasi eksternal. Media digital tersebut digunakan sebagai sarana informasi sekaligus edukasi produk, seperti tabungan emas dan cicilan emas, agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Model digital kini semakin diminati, terutama dalam konteks komunikasi dan pemasaran (Noris et al., 2021).

Sementara itu, dalam lingkup internal, perusahaan tetap menekankan pentingnya komunikasi yang transparan dan bertanggung jawab. Nilai-nilai budaya kerja menjadi pedoman utama agar komunikasi digital tetap berjalan efektif dan meminimalkan terjadinya miskomunikasi.***