CIREBON – Antusiasme pecinta film horor meramaikan Bioskop XXI CSB Mall saat digelar acara nonton bareng (nobar) premier film Kafir: Gerbang Sukma, Minggu (1/2/2026).
Acara spesial ini semakin meriah dengan kehadiran para pemeran utama, yakni Putri Ayudya, Nadya Arina, dan Rangga Azof, yang menyapa langsung para penonton sebelum pemutaran film.
Film Kafir: Gerbang Sukma merupakan kelanjutan dari kisah teror yang terjadi delapan tahun setelah peristiwa mengerikan di film pertamanya. Cerita berfokus pada Sri (Putri Ayudya) yang bersama keluarganya berhasil selamat dan berusaha menjalani kehidupan normal.
Namun, ketenangan itu hanya semu. Di baliknya, Sri menyimpan rahasia masa lalu yang perlahan kembali menghantui dan memicu munculnya teror supranatural yang jauh lebih mengerikan.
Gangguan yang hadir kali ini tidak hanya berupa penampakan, tetapi menyerang sukma, pikiran, serta ikatan batin antaranggota keluarga.
Kutukan lama yang belum sepenuhnya sirna membuka apa yang disebut sebagai “gerbang sukma”, batas antara dunia manusia dan kekuatan gelap yang haus balas dendam. Kebenaran demi kebenaran terungkap, membawa ancaman nyata bagi keselamatan seluruh keluarga.
Di tengah tekanan teror yang semakin intens, Sri dipaksa menghadapi rasa bersalah atas pilihan masa lalunya. Pertarungan batin pun menjadi kunci utama: apakah ia mampu menyelamatkan keluarganya, atau justru harus menyerah pada takdir kelam yang kembali bangkit.
Film ini kembali digarap oleh sutradara Azhar Kinoi Lubis, dengan skenario yang ditulis oleh Upi bersama Dea April. Dibandingkan film pertama, sekuel ini menghadirkan cerita yang lebih emosional, kompleks, dan sarat konflik psikologis.
Deretan pemain yang terlibat pun memperkuat kualitas akting film ini, di antaranya:
Putri Ayudya sebagai Sri
Rangga Azof sebagai Andi
Nadya Arina sebagai Dina
Indah Permatasari sebagai Hanum
Asha Assuncao sebagai Rani
Arswendy Bening Swara sebagai Kakek
Muthia Datau sebagai Nenek
Sujiwo Tejo sebagai Jarwo
Teddy Syach sebagai Herman
Fuad Idris sebagai Ki Rojo
Totos Rasiti sebagai Seno
Nova Eliza sebagai Laila
Nama-nama tersebut dikenal memiliki kemampuan akting kuat, khususnya dalam genre drama dan horor, sehingga ekspektasi penonton terhadap film ini pun cukup tinggi.
Tak heran jika Kafir: Gerbang Sukma disebut layak masuk daftar tontonan wajib. Selain menghadirkan kelanjutan cerita dengan konflik yang lebih dalam, film ini menawarkan teror psikologis yang menggugah, akting solid para pemain, serta nuansa horor lokal yang kental dan relevan dengan budaya masyarakat.
Melalui nobar premier di Cirebon ini, film Kafir: Gerbang Sukma membuktikan diri bukan sekadar sekuel, melainkan evolusi kisah horor yang lebih dewasa, emosional, dan menegangkan. Bagi pencinta film horor yang menginginkan cerita kuat dengan makna mendalam, film ini dipastikan menjadi pengalaman menonton yang tak boleh dilewatkan.
Usai nobar, Putri Ayudya mengungkapkan, antusias penonton di Cirebon ini luar biasa. “Cirebon salah satu kota yang penontonnya luar biasa, semoga di kota kota lain pun sama, dan film kami lebih banyak lagi penontonnya,” ungkapnya.***











