BeritaBisnisCirebon

Siapkan Rp 3,89 triliun, BI Cirebon Buka 99 Titik Penukaran Uang Baru Lebaran 2026

904
×

Siapkan Rp 3,89 triliun, BI Cirebon Buka 99 Titik Penukaran Uang Baru Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon menyiapkan dana sebesar Rp3,89 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang layak edar masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Layanan ini menjadi bagian dari program penukaran uang terpadu yang digelar selama Ramadan 2026.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dengan sembilan perbankan yang beroperasi di wilayah Ciayumajakuning, yaitu BRI, BNI, Mandiri, BJB, BTN, BSI, BCA, Bank Muamalat, dan CIMB Niaga.

Kepala KPwBI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan, jumlah uang yang disiapkan tahun ini mengalami peningkatan signifikan seiring tingginya antusiasme masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

“Tahun ini BI Cirebon menyiapkan Rp3,89 triliun untuk penukaran uang layak edar. Jumlah ini meningkat sekitar 25,8 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp3,09 triliun,” ujar Wihujeng saat meninjau langsung layanan penukaran uang terpadu di Grage City Mall, Kota Cirebon, Senin (9/3/2026).

Untuk menjaga ketertiban serta memudahkan masyarakat, Bank Indonesia menerapkan sistem paket penukaran. Setiap orang dapat menukar maksimal satu paket senilai Rp5,3 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp4,8 juta per orang.

Selain itu, seluruh proses penukaran uang kini wajib dilakukan melalui aplikasi atau situs PINTAR. Sistem ini diterapkan agar masyarakat mendapatkan kepastian jadwal dan jumlah uang yang akan ditukar, sekaligus menghindari antrean panjang.

Menurut Wihujeng, selama periode Ramadan, BI Cirebon menyiapkan 14.900 paket penukaran yang berlangsung sejak 23 Februari hingga 13 Maret 2026.

“Untuk kegiatan penukaran terpadu ini, setiap hari kami menyediakan 1.000 paket penukaran selama empat hari pelaksanaan,” jelasnya.

Layanan penukaran uang baru juga diperluas dengan menyediakan 99 titik penukaran yang tersebar di berbagai lokasi strategis di wilayah Ciayumajakuning. 

Sebagian besar layanan tersebut berada di loket-loket perbankan yang telah bekerja sama dengan Bank Indonesia.

“Mayoritas layanan ada di loket perbankan, namun masyarakat tetap harus melakukan pemesanan melalui PINTAR,” tambahnya.

Bank Indonesia Cirebon berharap dengan penambahan jumlah dana, paket penukaran, serta titik layanan, masyarakat dapat melakukan penukaran uang baru dengan lebih mudah, aman, dan terjadwal melalui kanal resmi yang telah disediakan.***