Berita

Sosialisasi Program MBG di Sukabumi, DPR RI Tekankan Penguatan Ekosistem Pangan Lokal

884
×

Sosialisasi Program MBG di Sukabumi, DPR RI Tekankan Penguatan Ekosistem Pangan Lokal

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menggelar kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama masyarakat di Royal Parungkuda Resto & Venue, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (15/3).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) guna memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan program pemenuhan gizi yang digagas pemerintah.

Sosialisasi ini menjadi sarana untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat mengenai tujuan, mekanisme, serta manfaat dari program Makan Bergizi Gratis.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional, Sandi Ibnu Aziz, serta ratusan peserta sosialisasi.Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan berbagai pihak dalam rantai pasok pangan.

“Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat lokal dengan melibatkan petani, peternak, pelaku usaha pangan, serta masyarakat sekitar,” ujar Zainul dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Menurutnya, melalui program ini diharapkan terbentuk ekosistem ekonomi baru yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, program ini juga membuka peluang kerja serta memperkuat sektor pangan lokal.Zainul juga menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menangani persoalan stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Permasalahan stunting tidak dapat diselesaikan hanya melalui edukasi semata, tetapi juga memerlukan intervensi nyata melalui pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak. Oleh karena itu program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program tersebut dengan memberikan masukan yang konstruktif.

Menurutnya, kritik dan pengawasan dari masyarakat sangat penting agar program MBG dapat terus diperbaiki dan berjalan secara optimal.Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat memahami secara lebih jelas mengenai pelaksanaan program MBG serta turut berpartisipasi dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Pemerintah bersama berbagai pihak juga akan terus melakukan evaluasi agar program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menyasar berbagai kelompok penerima manfaat seperti siswa sekolah mulai dari PAUD hingga SMA, santri, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi nasional.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dukungan masyarakat terhadap program MBG semakin kuat sehingga tujuan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.***