BeritaCirebon

Pengangguran di Kota Cirebon Turun, BPS : Ojol dan Restoran Banyak Serap Tenaga Kerja

1199
×

Pengangguran di Kota Cirebon Turun, BPS : Ojol dan Restoran Banyak Serap Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Tingkat pengangguran di Kota Cirebon saat ini mencapai 6,29 persen dari total angkatan kerja yang ada.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Cirebon Aris Budiyanto mengatakan, untuk tahun 2024 sendiri tingkat pengangguran terbuka sendiri ada di angka 6,29 persen atau sekitar 11.486 orang dari total angkatan kerja 182.623 orang.

“Untuk tingkat pengangguran sendiri memang mengalami penurunan dari yang 7,66 persen pada tahun 2023 turun menjadi 6,29 persen pada tahun 2024,” katanya, Rabu (23/4/2025).

Konsep bekerja menurut BPS sendiri masyarakat yang umurnya 15 sampai dengan 59 tahun yang bekerja setidaknya 1 jam dalam satu minggu dan menghasilkan pendapatan.

“Untuk Kota Cirebon sendiri saya rasa tidak terlalu berpengaruh terhadap isu PHK massal, dikarenakan mayoritas disini bekerja pada bidang jasa dan juga perdagangan,” jelasnya.

Penurunan angka pengangguran tersebut dikarenakan mudahnya akses di Kota Cirebon seperti banyaknya stasiun kereta api, dan juga menjamurnya coffee shop.

“Memang struktur ekonomi disini berbeda dengan kota lain, disini menjadi pusat perdagangan dan jasa se Ciayumajakuning, dan ini banyak sekali menyerap tenaga kerja, selain itu juga menjadi pusat transportasi dan ini menyebabkan masyarakat yang dahulu tidak dapat kesempatan menjadi terserap bekerja,” jelasnya.

Selain itu juga, dari bidang transportasi juga paling banyak menyerap tenaga kerja, terutama dalam bidang ojek online.

“Karena masyarakat disini memiliki karakter perkotaan cenderung ingin duduk manis saja untuk membeli makanan biasanya beli melalui online dan itu menyerap tenaga kerja mulai dari driver sampai ke pegawai restorannya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon Agus Suherman mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan para pengusaha untuk terus mengurangi tingkat pengangguran di Kota Cirebon.

“Kita selalu bersinergi dengan teman-teman mitra kerja untuk menurunkan angka pengangguran tersebut, kita juga akan membentuk bursa kerja khusus di sekolah SMK untuk mempertemukan para pengusaha dengan siswa,” jelasnya.*(Sakti)