CIREBON – Hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Cirebon sudah berjalan.
Ketua Panitia SPMB Cabang Wilayah X Jawa Barat Ambar Triwidodo mengatakan, untuk hari pertama SPMB berjalan dengan lancar.
“Hasil pemantauan memang relatif lancar, tapi memang pada hari pertama pada setiap tahunnya itu pasti ada kendala dengan sistem karena orang tua banyak yang daftar pada hari pertama,” katanya saat meninjau SPMB di SMAN 1 Cirebon, Selasa (10/6/2025).
Pihaknya juga berkomitmen pada SPMB tahun ini dengan zero complain dan diselenggarakan dengan akuntabel, transparan, dan juga profesional.
“Untuk jalur sendiri ada empat jalur, pada tahap pertama sendiri ada tiga jalur yaitu domisili, KETM, dan mutasi guru,” jelasnya.
Untuk jalur prestasi sendiri, akan dilaksanakan pada tahap kedua dan terlebih dahulu akan dilakukan tes terstandar.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian, dan kementerian sudah menugaskan balai besar penjamin mutu Jawa Barat, kalau kata pak Sekda Jabar sendiri nantinya tes tersebut seperti tes CPNS jadi nilainya langsung terlihat pada saat selesai menjalankan tes,” lanjutnya.
Sementara untuk prestasi non akademik sendiri pihaknya menyerahkan kepada sekolah masing-masing apakah membutuhkan verifikasi prestasinya atau tidak.
“Kita serahkan ke sekolah, bisa bekerja sama dengan induk organisasi olahraga ataupun penyelenggaraan kejuaraan yang ahli pada bidangnya,” jelasnya.
Ambar juga menegaskan, pada SPMB tahun 2025 tidak ada lagi titipan baik ke kartu keluarga maupun yang lainnya.
“Karena tahun ini sudah jelas tidak boleh numpang kartu keluarga tanpa disertai kartu keluarga aslinya, kalau pakai wali berarti ada alasan bercerai ataupun meninggal, dan sekarang juga dimungkinkan tim SPMB melakukan pengecekan dilapangan,” tegasnya.***(Sakti)











