BeritaCirebon

UGJ Gandeng Dua Universitas dari Malaysia dalam KKN Tematik Internasional

1157
×

UGJ Gandeng Dua Universitas dari Malaysia dalam KKN Tematik Internasional

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon kembali mencatat sejarah penting dalam pengembangan pendidikan dan pengabdian masyarakat. 

Tahun ini, UGJ menggandeng dua perguruan tinggi ternama dari Malaysia, yakni Universitas Utara Malaysia (UUM) dan Universitas Sains Malaysia (USM), dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Internasional Community Service tahun ajaran 2025-2026.

Penerimaan mahasiswa dalam program tersebut dilakukan di Auditorium Kampus I UGJ Cirebon, Jalan Pemuda, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Selasa (19/8/2025). 

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya UGJ memperluas jejaring internasional sekaligus memberikan pengalaman global bagi mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa dari tiga universitas lintas negara akan berkolaborasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam KKN Tematik di dua desa di Kabupaten Kuningan,” ucap Rektor UGJ Cirebon, Achmad Faqih. 

Rektor menegaskan, KKN Tematik Internasional ini tidak hanya sekadar program pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi ajang pertukaran budaya, gagasan, serta pengalaman akademik antar mahasiswa Indonesia dan Malaysia. 

Kami berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat sekaligus menularkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Kolaborasi dengan UUM dan USM akan memperkaya perspektif global mahasiswa UGJ,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ)  Cirebon, Mukarto Siswoyo mengatakan, Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ini akan memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa. 

“Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga akan dapat menerapkan keterampilan yang dimiliki dan pernah dipelajari dalam situasi nyata,” kata Mukarto. 

Menurutnya, KKN internasional ini bukan sekadar pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga akan memberikan pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa. 

“Mereka akan dapat belajar dari masyarakat, berbagi pengetahuan, dan memperluas wawasan internasional,” jelasnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang pendidikan. 

“Melalui kerja sama ini, kita berharap dapat menciptakan generasi muda yang berkompeten, berkarakter, dan memiliki visi global,” tandasnya.

Ketua Yayasan berharap, kegiatan KKN internasional ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang maksimal. 

“Semoga para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang berharga dan dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari untuk kemajuan bangsa dan negara,” harapnya.

Sementara itu, jumlah mahasiswa dari masing-masing universitas yang mengikuti KKN Tematik Internasional UGJ Cirebon yakni 21 mahasiswa dari UUM dan 15 mahasiswa dari USM, mereka akan bergabung dengan mahasiswa UGJ di dua desa yakni Desa Cibereum dan Linggamekar Kabupaten Kuningan.***