BeritaCirebon

Perkuat Ketahanan Pangan, DKP3 Kota Cirebon Jalin Kerjasama dengan Tiga Daerah Penyuplai Bahan Pokok

1217
×

Perkuat Ketahanan Pangan, DKP3 Kota Cirebon Jalin Kerjasama dengan Tiga Daerah Penyuplai Bahan Pokok

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di Kota Cirebon terus diperkuat. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon resmi menjalin kerja sama strategis dengan tiga daerah penyuplai bahan pangan utama, yakni Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Kuningan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan daerah, mengingat Kota Cirebon bukan wilayah sentra produksi pangan seperti beras, telur, jagung, maupun daging.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumatho, menjelaskan bahwa keterbatasan produksi dalam kota perlu diimbangi dengan kolaborasi lintas daerah.

“Melalui Peraturan Wali Kota tentang distribusi pangan, kami menggandeng kelompok tani, koperasi, hingga pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Sumatho menegaskan, kerja sama ini bukan hanya menjaga stok pangan, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan pangan berkelanjutan di Kota Cirebon.

“Walau bukan penghasil utama, Kota Cirebon harus mampu mandiri dalam ketersediaan pangan. Inilah tujuan utama dari sinergi ini,” tambahnya.

Melalui skema business to business (B2B), DKP3 menghubungkan Warung Peduli Inflasi (Waduli) dengan unit usaha di bawah Perumda Pasar dan mitra lain, termasuk Bulog.

“Masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan beras. Nantinya di Waduli, harga bahan pokok akan lebih terjangkau dibanding pasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyebutkan sejumlah bentuk kerja sama yang telah disepakati sebagai proyek percontohan.

“Waduli kami hubungkan dengan Poktan Indramayu untuk pasokan beras premium, dengan PT Asputra untuk telur dan daging ayam, serta dengan PD Murni untuk suplai daging sapi. Kami juga menggandeng Koperasi Merah Putih dalam rantai pasok ini,” paparnya.

Elmi menambahkan, pembentukan Waduli tidak hanya soal distribusi, tetapi juga strategi pengendalian inflasi daerah.

“Waduli hadir untuk menstabilkan harga bahan pokok, terutama saat momen-momen tertentu seperti hari besar keagamaan,” tutupnya.

Sinergi lintas daerah ini, Kota Cirebon diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi tantangan pangan dan inflasi, sekaligus memperkuat ekonomi lokal berbasis kolaborasi antarwilayah.*** (Sakti)