CIREBON — Pemerintah Kota Cirebon resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Iing Daiman dilantik untuk mengemban jabatan strategis tersebut, menggantikan Penjabat Sekda sebelumnya, Edi Siswoyo.
Pelantikan berlangsung di halaman Balai Kota Cirebon pada Senin (4/5/2026), bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan terhadap 79 pejabat lainnya dari eselon II, III dan IV.
Momen ini menjadi bagian dari langkah penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan daerah.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat telah melalui tahapan panjang dan ketat. Mulai dari seleksi internal hingga mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.
“Prosesnya tidak sebentar, ada tiga sampai empat tahapan yang harus dilalui hingga ke BKN pusat, dan semuanya berdasarkan rekomendasi,” ujar Edo.
Ia mengakui, masih ada sejumlah jabatan yang belum terisi lantaran belum memperoleh persetujuan dari BKN. Beberapa posisi strategis seperti dinas perizinan dan sektor pendidikan masih mengalami kekosongan.
“Kami tetap patuh terhadap aturan. Jabatan yang belum mendapat persetujuan tidak bisa dipaksakan. Untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kota Cirebon yang baru, Iing Daiman, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan mengacu pada visi dan misi kepala daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen, baik internal pemerintahan maupun masyarakat, untuk berkolaborasi membangun Kota Cirebon.
Menurutnya, terdapat tiga pekerjaan rumah utama yang harus segera dituntaskan, yakni penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembenahan sektor pembiayaan daerah.
“Pembiayaan menjadi tantangan serius saat ini. Kondisi fiskal daerah sedang tidak baik-baik saja, sehingga dibutuhkan kreativitas dalam menggali potensi pendapatan serta mencari alternatif pembiayaan,” ungkap Iing.
Ia berharap, dengan kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kota Cirebon mampu mengakselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*** (Sakti)











