KARAWANG – Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga sebagai kemampuan bangsa untuk terus melahirkan generasi yang mandiri, inovatif, dan siap menjawab tantangan zaman.
Semangat inilah yang tercermin dari keberhasilan siswa SMK Sehati Karawang merakit satu unit sepeda motor listrik hasil karya mereka sendiri melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Smart EV SMK Sehati yang diinisiasi PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Karawang.
Momentum menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia menjadi penanda bahwa kemandirian bangsa tidak hanya dibangun melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia.
Di tangan para siswa vokasi, teknologi kendaraan listrik tidak lagi sekadar menjadi materi pembelajaran, melainkan diwujudkan menjadi karya nyata yang menunjukkan kesiapan generasi muda menghadapi era transisi energi.
Keberhasilan merakit motor listrik tersebut merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran Program Smart EV SMK Sehati yang diawali dengan pelatihan konversi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik.
Melalui pendampingan praktisi dan pembelajaran berbasis praktik, para siswa terlibat langsung dalam setiap proses, mulai dari memahami sistem kendaraan listrik, memasang komponen utama, mengintegrasikan sistem kelistrikan, hingga melakukan pengujian kendaraan.
Lebih dari sekadar menghasilkan satu unit motor listrik, program ini telah menghadirkan dampak yang lebih besar, yakni meningkatnya kompetensi, kepercayaan diri, dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja yang semakin membutuhkan talenta di bidang energi bersih dan kendaraan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Amiruddin, mengatakan bahwa keberhasilan para siswa menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten apabila didukung pembelajaran berbasis industri dan kolaborasi yang berkelanjutan.
“Kemerdekaan hari ini bisa dimaknai dengan melanjutkan semangatnya melalui karya dan inovasi. Program TJSL Smart EV SMK Sehati ini menjadi satu Langkah nyata PLN untuk berkontribusi menumbuhkan talenta unggul yang mampu menguasai teknologi energi bersih serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan transisi energi nasional,” terang Amiruddin.
Adapun Program Smart EV SMK Sehati ini juga turut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen TJSL PLN UIT Jawa Bagian Tengah dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan inovasi, dan aksi terhadap perubahan iklim.
Lebih jauh, program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan vokasi mampu melahirkan dampak yang berkelanjutan, tidak hanya berupa produk inovasi, tetapi juga lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, daya saing, dan keberanian untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.***











