CIREBON – Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Kabupaten Cirebon menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, tepatnya di Aula Klinik Dokter Rizka Nurvianie, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Sejumlah dokter terlibat langsung memberikan pelayanan, mulai dari pemeriksaan kondisi fisik hingga konsultasi mengenai berbagai keluhan kesehatan yang dirasakan masyarakat.
Sejak kegiatan berlangsung, warga terlihat berdatangan dan mengikuti pemeriksaan secara bergantian di sejumlah meja pelayanan yang telah disiapkan panitia.
Dalam pemeriksaan tersebut, dokter tidak hanya melakukan pengecekan kondisi kesehatan, tetapi juga berdialog langsung dengan pasien untuk mengetahui keluhan maupun riwayat kondisi kesehatan yang dialami.
Pendekatan tersebut membuat pelayanan berlangsung secara humanis. Warga memiliki kesempatan untuk menyampaikan keluhan kesehatan sekaligus mendapatkan penjelasan dari dokter mengenai kondisi yang mereka rasakan.
Ketua PDUI Komisariat Kabupaten Cirebon, dr. Lukman Denianto, turut hadir dan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Lukman, kegiatan bakti sosial menjadi bagian dari upaya PDUI untuk mendekatkan dokter dan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi agar masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya,” ujar dr. Lukman.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan.

“Jangan menunggu sakit terlebih dahulu untuk memeriksakan kesehatan. Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga apabila ditemukan masalah bisa segera ditindaklanjuti,” katanya.
Selain pemeriksaan umum, kegiatan tersebut juga diisi dengan edukasi mengenai sejumlah persoalan kesehatan yang sering dialami masyarakat. Salah satu materi yang disampaikan berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengenali gejala penyakit, menjaga pola hidup sehat, serta melakukan langkah pencegahan.
Semangat pengabdian dalam kegiatan itu juga tercermin dari slogan yang terpampang pada spanduk kegiatan, yakni “Dokter Hadir, Masyarakat Lebih Sehat, Indonesia Lebih Kuat.”
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Mulyamin, menyampaikan apresiasi kepada PDUI Komisariat Kabupaten Cirebon yang telah menggelar kegiatan bakti sosial dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PDUI Kabupaten Cirebon yang telah hadir dan memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga Desa Kertawinangun,” ujar Mulyamin.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama karena warga dapat berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatannya secara langsung kepada dokter.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan semua warga selalu diberikan kesehatan, baik secara jasmani maupun rohani,” katanya.
Bakti sosial PDUI Kabupaten Cirebon tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian profesi dokter kepada masyarakat. Kehadiran tenaga medis secara langsung di tengah warga diharapkan dapat memperluas akses terhadap informasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Selain mendapatkan pemeriksaan, masyarakat juga memperoleh edukasi sehingga diharapkan semakin memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui kegiatan tersebut, PDUI Komisariat Kabupaten Cirebon tidak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga membangun komunikasi langsung antara dokter dan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan di tingkat desa.***











