CIREBON – Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta normalisasi Kali Kriyan segera dilakukan karena bisa berdampak banjir.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Syarif Maulana saat menghadiri rapat audiensi tindak lanjut permohonan normalisasi Kali Kriyan, Rabu (22/11/2023) lalu di Aula Kelurahan Pegambiran.
“Rapat ini menindaklanjuti keluhan warga atas Kali Kriyan yang kini mengalami pendangkalan, karena itu perlu segera dilakukan upaya normalisasi, agar tak berdampak buruk ke depannya, salah satunya banjir,” katanya dikutip dari website DPRD Kota Cirebon, Jumat (15/12/2023).
Senada, Lurah Pegambiran, Ikhwan Izuddin menyampaikan permohonan normalisasi tersebut sudah sering dilakukan.
Masalah ini menjadi keluhan warga yang menginginkan normalisasi sungai, sehingga tidak terjadi banjir.
“Kami, dari kelurahan sepakat dan sudah memfasilitasi, koordinasi dan sinergi dengan pihak-pihak terkait, dalam hal ini, kami juga mengundang BBWS sebagai pihak berwenang dalam aliran kali,” katanya.
Sementara, Kordinator Posko dan TRC (Tim Respon Cepat) BBWS Cimanuk Cisanggarung, Yosi, mengungkapkan bahwa warga sekitar kali Kriyan menginginkan adanya pengangkatan sedimentasi yang semakin tinggi, karena berpotensi banjir.
“Jadi mereka ingin normalisasi, diangkat sedimentasinya, karena kalau sedimentasinya tinggi kalau dibiarkan akan dikhawatirkan terjadi kembali banjir,” katanya.
Ia mengatakan, normalisasi menjadi salah satu bagian upaya penanggulangan banjir, yakni dilakukan pengerukan atau pendalaman kali. Meski begitu, sementara waktu masih akan dilakukan pemantauan dan rencana normalisasi dilakukan tahun 2024.
“Sementara pemantauan dulu, kalau terjadi sesuatu, banjir atau apa, nanti kami sediakan waterpam agar air segera surut, karena kami perlu melaporkan dulu ke pimpinan,” pungkasnya.*











