CIREBON – Dua siswa program pelatihan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sudotsu Masa Depan setelah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan Jepang, Kurakaaguri Co.Ltd beberapa waktu yang lalu dan di bulan ini akan terbang ke Jepang.
Hal tersebut bukti komitmen LPK Sudotsu Masa Depan dalam mencetak tenaga kerja berkualitas untuk pasar internasional.
Untuk diketahui, Kurakaaguri Co. Ltd merupakan perusahaan yang berbasis di Prefektur Okayama, Jepang, LPK Sudotsu akan memberangkatkan dua peserta program pelatihannya pada Rabu, 18 Juni 2025.
Kedua peserta tersebut yakni Dwi Afrilliyani dan Lutfhi Dhania, akan bekerja di sektor pertanian di wilayah Okayama, Kurasiki, Nishinkasinnden, Jepang. Keduanya dilepas secara simbolis yang berlangsung di kantor LPK Sudotsu Masa Depan, Ruko Orange Blossom No.16 CSB Mall, Kota Cirebon, Senin (16/6/2025).
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua Hari Jadi ke-598 Cirebon, Iing Daiman, Pembina LPK Sudotsu, Prabu Diaz, serta Owner dan CEO LPK Sudotsu Masa Depan, Putra Riezky Medyandra, bersama perwakilan dari instansi terkait.
Putra Riezky Medyandra menyampaikan seluruh calon pekerja telah menjalani pelatihan intensif selama enam bulan, seperti kemampuan bahasa Jepang dan budaya kerja Jepang, untuk mendukung proses adaptasi mereka di negeri Sakura.
“Kedua peserta ini merupakan warga asli Cirebon yang telah melalui proses pelatihan dan wawancara. Mereka juga sudah terdaftar di BP2MI serta telah mendapatkan sertifikat layak tinggal,” ucapnya.
Ia juga menegaskan pihak LPK selalu transparan dalam menyampaikan informasi kepada orang tua peserta, termasuk soal biaya dan pendapatan selama bekerja di Jepang.
“Secara legalitas, LPK kami telah memenuhi semua persyaratan yang berlaku,” tegas Putra.
Putra menyatakan, akan terbang ke Jepang pada 28 Juni 2025 mendatang untuk memastikan penempatan peserta sesuai kontrak serta menjajaki peluang kerja baru bagi calon peserta berikutnya.
“Saat ini ada 41 peserta lain yang tengah dipersiapkan untuk diberangkatkan ke Jepang dalam berbagai sektor seperti pengolahan makanan, restoran, manufaktur industri, perhotelan, dan perawatan lansia,” pungkasnya.
Ketua Hari Jadi ke-598 Cirebon, Iing Daiman mengapresiasi langkah LPK Sudotsu Masa Depan yang dinilai sebagai bagian dari ikhtiar dalam meningkatkan daya saing SDM Cirebon di tingkat internasional.
“Pak Wali Kota juga memberikan apresiasi, karena ini adalah bentuk nyata dalam mempersiapkan SDM Cirebon agar bisa go internasional dengan kompetensi yang mumpuni,” kata Iing.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para peserta agar menjaga nama baik bangsa dan daerah asal mereka.
“Selamat bertugas dan bawa nama baik Indonesia, khususnya Kota Cirebon ke kancah internasional,” tutup Iing.***











