CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menutup perayaan Dies Natalis ke-64 dengan penuh makna, Kamis (16/1/2025).
Beragam acara yang digelar, bagian dari refleksi dan ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang UGJ, termasuk pemberian hadiah umrah kepada civitas akademika, mahasiswa, dan insan pers yang beruntung.
Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas usia ke-64 yayasan yang berawal dari inisiasi masyarakat.
“64 tahun lalu yayasan ini berdiri atas kerja keras masyarakat. Sampai hari ini, kami berkomitmen untuk terus menjaga dan mengembangkannya. Semoga ke depan UGJ semakin maju dan jaya,” ucap Prof. Mukarto setelah simbolis pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Rektor UGJ.
Puncak acara Dies Natalis dimulai dengan sidang senat yang dilanjutkan dengan UGJ Award. Penghargaan diberikan kepada civitas akademika dalam lima kategori, seperti Academic Leader, tenaga pendidikan berprestasi, dan program studi dengan implementasi kerja sama terbanyak.
Sesi refleksi Dies Natalis dipandu oleh Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. K.H. Ahmad Kholid, M.Ag. Dalam refleksi tersebut, UGJ juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan santunan kepada 64 anak yatim.
“Kegiatan doa bersama dan refleksi ini adalah momen untuk mengevaluasi perjalanan satu tahun ke belakang. Kami berharap UGJ terus menjadi lembaga pendidikan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negeri,” ujar Wakil Rektor II UGJ, Alip Rahman, SH, kepada Dialog Indonesia.
Acara semakin meriah dengan penampilan bintang tamu utama Al-Jazeeraa. Ada juga penampilan pemenang lomba musik lagu Jayalah UGJ oleh Medical Voices FK UGJ serta pengumuman pemenang International Student Scientific Paper Competition.
Melalui berbagai kegiatan bermakna ini, UGJ mengukuhkan komitmennya untuk terus berbakti dan berbagi demi negeri, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya.***











