CIREBON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cirebon menggelar Musyawarah Daerah sekaligus pengukuhan kepengurusan baru DPD PKS Kota Cirebon untuk lima tahun kedepan.
Pada kesempatan itu, Ketua DPD PKS Kota Cirebon sebelumnya Karso, secara resmi menyerahkan estafet ke pemimpinnya kepada Yusuf sebagai Ketua DPD PKS terpilih.
Terpilih Yusuf, merupakan hasil mufakat para pengurus di tingkat bawah, masing-masing mengusulkan 8 nama kepada DPW PKS Jabar yang kemudian disampaikan ke DPP PKS.
“Jadi, memilih 8 orang yang nanti akan diusulkan ke DPW
dan dikukuhkan oleh DPP.
Jadi, masing-masing itu 8 orang,”kata Ketua DPD PKS Kota Cirebon yang baru Yusuf kepada wartawan, Minggu (7/9/2025).
Dari delapan orang ini, lanjut Yusuf, nanti akan menjadi, Dewan Pimpinan Tingkat Daerah yang di dalamnya ada tiga komponen yakni MPD, DED dan DPD.
Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) diketuai H. Karso yang merupakan Ketua DPD sebelumnya, Dewan Etik Daerah (DED) Ketuanya Muhammad Abdullah dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Yusuf.
Kemudian untuk 5 orang lainnya, menempati di Sekretaris MPD dan DED, untuk di DPD sendiri ada empat. Ada unsur sekretaris umum, bendahara dan bidang kaderisasi.
Musda dan pengukuhan ini, tidak hanya diselenggarakan di Kota Cirebon saja melainkan intruksi serentak untuk seluruh DPD di Kota dan Kabupaten se Indonesia.
Setelah dikukuhkan DPD PKS Kota Cirebon di era kepemimpinan Yusuf akan melakukan langkah-langkah langkah strategis, dengan menggunakan metode kader dan kaderisasi atau K2.
“Kita sudah terbiasa, sangat terbiasa PKS itu dengan kaderisasi,”katanya.
Selain kaderisasi, PKS Kota Cirebon akan menggunakan P2 yang artinya pemenangan pemilu ini juga harus dipersiapkan matang.
Kendati masih sangat lama, untuk Pemenangan Pemilu ini, PKS Kota Cirebon menggunakan winning strategy, strategi unggulan PKS.
Winning pertama adalah winning value, pihaknya akan meyakinkan masyarakat bahwa value PKS erbeda dengan partai yang lain.
Kemudian winning system, dengan winning system PKS Kota Cirebon akan dirancang bagaimana kemudian sistem pemenangan PKS Kota Cirebon menjadi sistem yang aman.
“Kemudian ada winning Tim. Insyaallah kita akan koordinasikan 500 anggota terbina ini menjadi tim yang mudah-mudahan menjadi tim yang luar biasa. Keempat adalah winning goals.
Arahannya jelas lah, kita pantas lah untuk menjadi pemenang. 7 kursi insyaallah. Yang kelima adalah winning konsep kita akan kita kokohkan kita perkuat lagi tentunya kita tetap
mendengarkan arahan
dari DPP, DPW seperti itu insyaallah kita fatsun,”katanya.
Selain itu, Kedepannya Yusuf akan melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan Para pengurus di tingkat bawah serta menjalani arahan ataupun instruksi dari DPP yakni untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah daerah.
“PKS hari ini berkolaborasi dengan pemerintah kota Cirebon. Kita ingin bermitra, walaupun dulu kita berbeda arahan dari pusat jelas
bahwa pengurus daerah harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama membangun daerah masing-masing.
Tidak ada oposisi,”katanya.
Sementara itu Ketua MPD PKS Kota Cirebon, Karso, S.I.P., M.Si., menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin.
“Musda adalah momentum penting untuk mengevaluasi, merumuskan strategi, serta memilih kepemimpinan yang akan melanjutkan perjuangan ke depan sekaligus mempererat ukhuwah,” ungkap Karso.
Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kota Cirebon periode 2025–2030 yang terdiri dari:
1. H. Karso, S.I.P., M.Si. – Ketua MPD
2. Agung Setiady, S.Si. – Sekretaris MPD
3. Yusuf, M.Pd. – Ketua DPD
4. Maman Suparman, S.Pd. – Sekretaris DPD
5. Dadan Perdana, S.E., M.Kom. – Bendahara DPD
6. Slamet Widodo, M.Pd. – Ketua Bidang Kaderisasi
7. H. Mohammad Abdullah, M.A. – Ketua DED
8. Hendri Susi Yanto, A.Md.Kom. – Sekretaris DED.***











