Scroll untuk baca artikel
BeritaCirebon

Penyalahgunaan Obat-obatan Mayoritas Serang Pelajar, BNN Beberkan Dampaknya

142
×

Penyalahgunaan Obat-obatan Mayoritas Serang Pelajar, BNN Beberkan Dampaknya

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Obat-obatan terlarang sering sekali disalahgunakan oleh anak-anak remaja di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Divisi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon Rengga Renata.

Ia mengatakan, selain sabu, dan ganja banyak sekali yang menyalahgunakan obat-obatan.

“Memang jenis obat-obatan trihex, tramadol dan jenis lainnya banyak sekali di Kota Cirebon khususnya untuk anak-anak sekolah terlebih saat jaman covid,” katanya, Jumat (31/5/2024).

Dirinya melanjutkan, obat-obatan tersebut menyerang anak-anak sekolah dikarenakan pergaulan, dan banyak faktor lainnya.

“Karena waktu jaman covid itu kan dirumah, dan banyak temannya yang mengajak kearah negatif, banyak yang menggunakan trihex, tramadol, hexymer, dan Zenit,” lanjutnya.

Sementara itu, Divisi Rehabilitasi BNN Kota Cirebon, Iwan Hermawan mengatakan, sebenarnya tramadol dan trihex sendiri adalah jenis obat analgesik yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri.

“Obat itu sebenarnya tidak dijual bebas, karena obat tersebut harus dengan resep dokter, namun karena ada oknum jadi dapat dijual bebas,” katanya.

Dirinya melanjutkan, obat-obatan tersebut jika dikonsumsi berlebihan dalam waktu yang lama akan menimbulkan penyakit pada tubuh.

“Apapun narkotika maupun psikotropika yang paling pertama adalah menyerang sistem saraf pusat di otak,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, jika hal tersebut dibiarkan, akan menyebabkan pengkonsumsi tersebut menjadi orang dalam masalah kesehatan.

“Lama-lama jika dibiarkan lagi, akan menjadi orang dalam gangguan jiwa berat (ODGJ) itu efek jangka panjangnya,” ungkapnya.***(Sakti)

TiketFest