INDRAMAYU– Guna Meningkatkan kualitas layanan kesehatan jelang NATARU 2024, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Indramayu Kota berhasil melaksanakan tambah daya atas nama Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu dari tarif 51 daya 53 KVA menjadi tarif S1 daya 105 KVA pada Selasa (17/12/24).
Setelah proses penambahan daya ini, diperkirakan perolehan pemakaian kWh Dinkes Indramayu yang semula 19. 679 kWh/bulan akan meningkat menjadi 39.060 kWh/bulan.
Pendi Susanto selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinkes Kabupaten Indramaya, menyampaikan, bahwa penambahan daya ini bertujuan untuk menunjang meningkatnya kebutuhan energi listrik sehubungan adanya penambahan sarana dan prasana pada kantor Dinkes Kabupaten Indramayu, berupa 10 unit AC dan 20 Unit komputer bersamaan dengan penambahan SDM di lingkungan Kantor Dinkes Kabupaten Indramayu.
“Kami mengapresiasi respon cepat PLN dalam memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan listrik. Pelayanan cepat PLN ini sebagai langkah penting dalam memenuhi kebutuhan energi yang semakin meningkat,” ungkapnya.
Ditemui ditempat terpisah, Manager PLN UP3 Indramayu, Mahly Jeremot Kbarek menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk dalam pelayanan kesehatan.
Dikatakannya, dengan mendukung program pemerintah tentunya PLN juga ikut andil sekaligus berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap pelayanan yang kami berikan semakin andal, sehingga mampu mendukung Dinas Kesehatan Indramayu menjalankan aktivitasnya dalam bidang pelayanan kesehatan,” ujar Mahly.
Lebih lanjut, General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Murdifi mengatakan, PLN siap mendukung dan bersinergi dengan instansi daerah guna meningkatkan produktivitas kinerja dan pertumbuhan ekonomi.
Ia berharap bahwa sinergitas dengan Pemerintan Daerah dapat terus terjaga untuk memudahkan komunikasi jika ada kebutuhan kelistrikan di masa depan.***(Via)









