BisnisCirebon

OJK Gelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025 di Kabupaten Cirebon

1138
×

OJK Gelar Puncak Hari Indonesia Menabung 2025 di Kabupaten Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON – OJK Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Cirebon, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJB) Kantor Wilayah 3 dan Kantor Cabang Sumber, serta Universitas Swadaya Gunung Jati kembali berkolaborasi dan bersinergi dalam meningkatkan kualitas pembangunan pelajar dan pelaku UMKM di Kabupaten Cirebon sebagai puncak Bulan Literasi Keuangan dan Hari Indonesia Menabung tahun 2025. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 1.992 peserta edukasi dan inklusi keuangan yang bertempat di SMPN 1 Palimanan, SMPN 1 Mundu, dan Balai Desa Babakan Losari. 

Sebagai komitmen perluasan akses keuangan atau inklusi keuangan, dilakukan peresmian Bank Mini Sekolah Bank BJB di SMPN 1 Palimanan dan SMPN 1 Mundu serta pembukaan 1.942 rekening Simpanan Pelajar (SimPel). 

Dalam sambutannya, Asisten Direktur Kantor OJK Cirebon Tesar Pratama mengatakan generasi muda yang dipermudah dengan teknologi harus memiliki awareness yang besar terhadap risiko keuangan. 

Hadirnya Bank Mini Sekolah harus dimanfaatkan sebaik mungkin baik oleh tenaga pendidik maupun pelajar sebagai sarana pembelajaran, membiasakan budaya menabung, dan menerapkan perilaku keuangan yang baik. Kami juga berpesan agar pihak sekolah meningkatkan pengawasan penggunaan layanan keuangan para siswa agar tidak disalahgunakan untuk kegiatan judi online.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Ronianto menyampaikan, gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang diimplementasikan melalui pembukaan Bank Mini Sekolah dan mendorong penggunaan SimPel bagi peserta didik tingkat SMP, bukan semata-mata program Pemerintah tanpa tujuan.

Di era serba digital dan kemudahan akses informasi seperti yang kita alami saat ini dan di masa mendatang memerlukan kesiapan dan kecakapan literasi keuangan yang memadai.

“Kami berharap dengan peningkatan infrastruktur layanan keuangan yang sangat dekat dengan para guru dan siswa, menjadi katalisator perilaku keuangan di lingkungan pendidikan yang baik dan membiasakan perilaku menyisihkan uang untuk ditabung bukan menyisakan uang untuk ditabung,” ujarnya. 

Bertindak sebagai Narasumber edukasi keuangan Asisten Manajer Kantor OJK Cirebon Anggun Khairunnisa Puteri serta Staf Kantor OJK Cirebon Sheila Bonita dan Fardyansyah.

Pemaparan materi dari OJK selain menjelaskan tugas dan wewenang OJK juga memberikan pemahaman pentingnya pengelolaan keuangan, cara bertransaksi keuangan yang benar, pengenalan modus kejahatan di sektor keuangan, serta kanal-kanal pengaduan konsumen di sektor keuangan. 

OJK Cirebon berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dalam rangka peningkatan literasi terkait sektor jasa keuangan kepada seluruh masyarakat di wilayah Ciayumajakuning melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pemanfaatan produk dan layanan yang terjangkau dan aman merupakan kunci mencapai kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sebagai komitmen OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta terus tumbuh stabil berkelanjutan, Kantor OJK Cirebon juga berkomitmen untuk menjaga prinsip tata kelola yang baik dan menerapkan Program Pengendalian Gratifikasi.

OJK Cirebon melarang seluruh stakeholders/rekanan/mitra kerja OJK Cirebon untuk memberikan hampers/hadiah/parsel dalam bentuk apapun kepada seluruh jajaran OJK Cirebon. Dukungan dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan berintegritas.***