CIREBON – Tiga baja penutup saluran air limbah di beberapa titik di Kota Cirebon terpantau raib dicuri orang tidak dikenal.
Hilangnya penutup air limbah tersebut dapat membahayakan masyarakat terutama pengguna jalan dikarenakan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas dikarenakan diameter dan tinggi lubang yang cukup dalam.
Sub Koordinator Seksi Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah Domestik, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon Branantyo sangat menyayangkan adanya kejadian pencurian tersebut dan pihaknya sudah melakukan survey ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi saluran tersebut.
“Tadi kita sudah lihat secara langsung terdapat 3 titik saluran limbah yang hilang penutupnya, ini juga sekaligus respon kami dalam menindaklanjuti laporan masyarakat yang peduli dan merasa terganggu dengan keamanan fasilitas publik,” katanya, Rabu (26/11/2025).
Pihak DPUTR sendiri sudah mengantongi CCTV saat kejadian pencurian berlangsung.
Kejadian pencurian sendiri berlangsung pada hari Minggu (23/11/2025) pada pukul 04.08 pagi. Dari CCTV yang didapat, seorang pria menggunakan becak terpantau mengambil fasilitas milik pemerintah tersebut.
Penutup saluran air limbah tersebut memiliki diameter 33 cm, dengan tinggi lubang diperkirakan sedalam 2 meter. Penutup saluran air limbah sendiri terbuat dari material baja yang cukup berat.
“Dan penutup tersebut dibuat sudah beberapa puluh tahun, dan kalau misalkan dijual itu mungkin ada nilainya, jadi bagi siapapun yang mengambil ya kita harapkan untuk mengembalikannya,” jelasnya.
Branantyo mengungkapkan, perbaikan akan dilakukan maksimal pada esok hari, Kamis (27/11/2025) pagi.
“Maksimal itu besok hari, dan kita akan perbaiki penutup tersebut tidak dengan bahan metal lagi, kita akan buat dengan bahan beton seperti plat duiker namun desainnya tetap bulat seperti kondisi eksistingnya,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar membantu melaporkan jika terjadi hal yang sama, dan bekerjasama untuk menjaga fasilitas umum yang sudah diberikan.
“Inikan istilahnya milik kita bersama, jadi saya minta tolong untuk masyarakat menjaga baik-baik fasilitas tersebut,” tutupnya.***(Sakti)











