BeritaCirebon

Kesetaraan Pendidikan, Walikota Edo : Tak Ada Lagi Istilah Sekolah Favorit 

587
×

Kesetaraan Pendidikan, Walikota Edo : Tak Ada Lagi Istilah Sekolah Favorit 

Sebarkan artikel ini

CIREBON — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan komitmennya untuk menghapus istilah “sekolah unggulan” dalam sistem penerimaan siswa baru ke depan. Langkah ini diambil sebagai upaya menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kota Cirebon.

Menurut Edo, seluruh sekolah—baik tingkat SD maupun SMP—harus memiliki standar yang setara tanpa adanya label favorit. Ia ingin memastikan setiap anak di Kota Cirebon mendapatkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas, tanpa terkonsentrasi pada sekolah-sekolah tertentu.

“Saya ingin semua sekolah sama, tidak ada lagi istilah favorit. Baik itu SMP 1, 2, 3, 4, maupun sekolah dasar, semuanya harus memiliki kualitas yang setara,” tegasnya usai pelantikan kepala sekolah, Rabu (29/4/2026).

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Cirebon juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem penerimaan siswa, termasuk jalur prestasi. Evaluasi ini akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.

“Kita evaluasi semua, tapi bertahap. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cirebon,” ujarnya.

Edo turut mendorong setiap sekolah untuk terus berinovasi dan menghadirkan terobosan dalam dunia pendidikan. Ia berharap, peningkatan kualitas ini akan melahirkan generasi muda yang cerdas dan kompetitif.

“Saya ingin sekolah-sekolah di Kota Cirebon benar-benar berkualitas dan mampu mencetak lulusan yang unggul,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, menyebut konsep penghapusan sekolah favorit menjadi salah satu fokus utama yang akan dikaji lebih lanjut.

“Kami akan memberikan masukan kepada wali kota dan menyusun kajian terkait kesetaraan sekolah. Nantinya, keputusan tetap berada di tangan wali kota,” pungkasnya.*** (Sakti)