CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon resmi membuka rangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 melalui acara Grand Launching yang meriah, Senin (22/12/2025).
Acara ini menjadi simbol kesiapan UGJ dalam mencetak lulusan yang berkarakter, unggul, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Ketua PMB UGJ TA 2026/2027 yang juga Wakil Rektor IV UGJ, Dr Cita Dwi Rosita, M Pd dalam laporannya menyampaikan, Grand Launching ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk refleksi atas amanah besar yang diberikan masyarakat.
“Kami memaknai UGJ sebagai rumah tumbuh bagi putra-putri terbaik bangsa. Bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi tempat membentuk karakter dan integritas. Setiap mahasiswa yang datang akan kami sambut dengan tanggung jawab penuh untuk menjaga harapan orang tua mereka,” ujar Cita.
Dalam acara tersebut, UGJ juga memberikan berbagai apresiasi, di antaranya, apresiasi sekolah, yakni pemberian penghargaan berupa laptop kepada sekolah mitra dengan kontribusi pengiriman mahasiswa baru terbanyak.
Kemudian, penghargaan Guru BK, berupa penyerahan paket Umrah dari Yayasan kepada guru BK sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi mereka mendampingi siswa.
Kemudian, keativitas mahasiswa, diisi final Festival Band UGJ yang dimeriahkan oleh Band Eternal sebagai simbol keberlanjutan nilai lintas generasi di UGJ.
Rektor UGJ Cirebon, Prof. Dr. Ir. Achmad Faqih, S.P., M.M., mengajak para pelajar untuk tidak ragu memilih UGJ sebagai pelabuhan studi lanjut. Ia menekankan bahwa pihak universitas dan yayasan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung yang mumpuni.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan fakultas, kepala sekolah, dan guru BK yang terus membimbing siswa untuk meraih masa depan di UGJ. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas SDM dan sarana prasarana demi kenyamanan perkuliahan mahasiswa,” ungkap Rektor.
Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si., menegaskan bahwa usia UGJ yang mencapai 65 tahun pada Januari mendatang menjadi bukti kematangan institusi dalam dunia pendidikan.
“UGJ sudah sangat matang dan berpengalaman dalam membentuk pribadi yang unggul. Salah satu pembeda utama kami adalah adanya mata kuliah Soft Skill yang belum tentu ditemukan di perguruan tinggi lain. Ini penting agar lulusan kami tidak hanya cerdas secara akademik, tapi siap bekerja, berwirausaha, dan menjadi profesional,” tegas Mukarto.
Ia menambahkan, pihak Yayasan berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi dan mendukung UGJ dalam meningkatkan layanan pendidikan agar setiap lulusan dapat terserap dengan baik di dunia kerja atau mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri.***











