BeritaBisnis

Genap 6 Tahun, EWF Cirebon Perkuat Literasi Keuangan dan Perluas Layanan Digital

885
×

Genap 6 Tahun, EWF Cirebon Perkuat Literasi Keuangan dan Perluas Layanan Digital

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Memasuki tahun keenam beroperasi, PT Equity World Futures (EWF) Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning). 

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Upaya ini dilakukan melalui edukasi perdagangan berjangka komoditi sekaligus mendorong masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran investasi ilegal.

Momentum perayaan hari jadi ke-6 EWF Cirebon tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan perusahaan, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial. Salah satunya melalui aksi donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Pimpinan Cabang EWF Cirebon, Ernest Firman, mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. 

“Kegiatan ini juga menjadi pelaksanaan donor darah rutin ketiga yang diselenggarakan EWF Cirebon sejak mulai beroperasi,” ungkapnya, Jumat (16/10/2026).

Perayaan ulang tahun turut ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan perusahaan selama enam tahun di Kota Cirebon.

Selama enam tahun beroperasi, lanjut Ernest, EWF Cirebon mencatatkan perkembangan bisnis dengan jumlah lebih dari 600 nasabah aktif. Di tengah pertumbuhan tersebut, perusahaan berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perdagangan berjangka komoditi, termasuk risiko dan mekanisme transaksinya.

“Edukasi dinilai menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan besar yang kerap ditawarkan melalui investasi ilegal.

Sebagai perusahaan pialang berjangka, EWF Cirebon juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap legalitas perusahaan, transparansi transaksi, serta pengelolaan risiko sebelum seseorang memutuskan berinvestasi,” jelasnya.

Melalui pendekatan tersebut, kata Ernest, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih terukur dan memahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian.

Ernest melanjutkan, untuk mendukung pencapaian target bisnis pada 2026, EWF Cirebon mulai mengembangkan strategi pemasaran dengan memanfaatkan kanal digital. Pendekatan ini menjadi pelengkap metode pemasaran tatap muka yang selama ini digunakan.

Melalui layanan panggilan video dan aplikasi komunikasi, perusahaan berupaya memperluas jangkauan edukasi serta komunikasi dengan calon nasabah tanpa terkendala jarak dan waktu perjalanan.

Transformasi digital tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus membuka peluang bagi masyarakat di berbagai wilayah Ciayumajakuning untuk memperoleh informasi mengenai perdagangan berjangka komoditi.

“Langkah ini juga menjadi bagian dari penyesuaian perusahaan terhadap perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi keuangan,” ucapnya.

Selain mengembangkan bisnis dan layanan digital, EWF Cirebon turut memperluas kolaborasi di bidang pendidikan. Salah satu upayanya dilakukan melalui kerja sama akademis dengan Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK).

EWF Cirebon juga telah mengantongi sertifikasi mentor pemagangan yang disebut berasal dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran perusahaan sebagai tempat pembelajaran bagi mahasiswa yang ingin mengenal industri keuangan, khususnya perdagangan berjangka komoditi.

Melalui program pemagangan dan kolaborasi akademis, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran mengenai dunia kerja, proses bisnis, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki industri keuangan.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar modal, diversifikasi portofolio menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan investor. Emas, sebagai salah satu komoditas yang banyak diperhatikan pelaku pasar, turut menjadi sorotan dalam pembahasan strategi pengelolaan risiko.

Menurut proyeksi yang disampaikan EWF Cirebon, harga emas dunia berada di kisaran 4.000–4.100 dolar AS per troy ons, setelah mengalami koreksi dari level tertinggi yang disebut mencapai 5.600 dolar AS per troy ons.

Memasuki kuartal IV 2026, pergerakan harga emas diperkirakan masih dipengaruhi sejumlah faktor ekonomi global. Di antaranya adalah data inflasi Amerika Serikat serta arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

EWF Cirebon memproyeksikan harga emas berpeluang menguat hingga kisaran 4.400 dolar AS per troy ons pada akhir 2026. Namun, proyeksi tersebut tetap bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi dan kebijakan moneter global.

Koreksi harga emas juga menjadi perhatian pelaku pasar dalam mempertimbangkan strategi investasinya. Meski demikian, penurunan harga tidak serta-merta menjamin keuntungan pada masa mendatang.

Karena itu, investor perlu mempertimbangkan profil risiko, tujuan keuangan, serta kondisi pasar sebelum mengambil keputusan transaksi.

“Memasuki usia keenam, EWF Cirebon berupaya menyeimbangkan pengembangan bisnis dengan edukasi keuangan, transformasi digital, kolaborasi pendidikan, dan kegiatan sosial. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat Ciayumajakuning mengenai perdagangan berjangka komoditi sekaligus mendorong pengambilan keputusan investasi yang lebih bijak,” ungkapnya.***