BisnisBerita

Menteri Ekraf Teuku Riefky Kunjungi Grage Mall Cirebon, IDE.IND Jadi Ajang Promosi Kreativitas Lokal

938
×

Menteri Ekraf Teuku Riefky Kunjungi Grage Mall Cirebon, IDE.IND Jadi Ajang Promosi Kreativitas Lokal

Sebarkan artikel ini

CIREBON– Kota Cirebon mendapat perhatian pemerintah pusat dalam pengembangan industri ekonomi kreatif. Hal ini terlihat dari kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, dalam kegiatan IDE.IND yang digelar di Grage Mall, Kamis (5/11/2026).

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperluas ruang kolaborasi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah, termasuk Cirebon dan wilayah Ciayumajakuning.

IDE.IND merupakan wadah kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen ekonomi kreatif, mulai dari pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dunia industri hingga masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, para pelaku kreatif memiliki kesempatan untuk memperkenalkan karya, membangun jaringan, serta membuka peluang kerja sama.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, IDE.IND menjadi bagian dari program Creative by Indonesia yang diinisiasi Kementerian Ekraf untuk mendorong sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu kekuatan baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor tersebut sebagai salah satu penggerak penting perekonomian Indonesia.

“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo bahwa saat ini ekonomi kreatif tidak lagi hanya menjadi pelengkap, tetapi sudah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Teuku Riefky menilai Cirebon memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Potensi tersebut mencakup fashion, kuliner, kriya hingga industri kreatif berbasis digital.

Bahkan, dalam kegiatan IDE.IND, dirinya melihat langsung sejumlah inovasi dan produk digital karya anak bangsa yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

“Misalnya tadi ada aplikasi untuk para penulis, kemudian ada juga aplikasi untuk perkembangan UMKM dan lain sebagainya,” tambahnya.

Ia berharap potensi yang dimiliki daerah dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan begitu, para pelaku ekonomi kreatif tidak hanya mampu menghasilkan karya, tetapi juga menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing lebih luas.

Sementara itu, Direktur PT Kreasi Akar Sembilan yang mewakili Grage City Mall, Radite A.H. Soewondopranoto, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekraf yang telah mempercayakan Grage Mall sebagai lokasi penyelenggaraan IDE.IND.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen Grage Mall dalam menghadirkan ruang publik yang dinamis, inklusif, sekaligus mendukung perkembangan talenta kreatif di daerah.

“Penunjukan ini merupakan bentuk pengakuan nyata atas komitmen kami untuk terus menghadirkan ruang publik yang tidak hanya dinamis dan inklusif, tetapi juga menjadi wadah strategis bagi pertumbuhan talenta kreatif,” ungkap Radite.

Ia menambahkan, Grage Mall selama ini tumbuh bersama masyarakat Cirebon dan wilayah Ciayumajakuning. Karena itu, pihaknya memandang ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan ekonomi di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan IDE.IND, Grage Mall ingin memberikan ruang lebih luas bagi seniman, kreator, pelaku UMKM dan inovator lokal untuk menampilkan potensi serta memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menegaskan kembali dukungan penuh kami terhadap ekosistem kreatif nasional, memberikan panggung bagi para pelaku seni, kreator, dan inovator lokal untuk berkreasi, berkolaborasi, dan menginspirasi masyarakat luas,” jelasnya.

Adapun kegiatan IDE.IND di Grage Mall dikemas dengan berbagai agenda menarik. Mulai dari talkshow inspiratif, pameran produk UMKM dan karya para penggiat ekonomi kreatif, kuis, permainan interaktif hingga hiburan musik.

Masyarakat Cirebon dan sekitarnya dapat mengunjungi IDE.IND secara gratis mulai pukul 09.30 hingga 22.00 WIB.

Kehadiran kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Cirebon sekaligus membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha lokal, komunitas kreatif dan berbagai pemangku kepentingan.***