Scroll untuk baca artikel
CirebonBerita

Beberapa Bahan Pokok Alami Fluktuasi Harga

150
×

Beberapa Bahan Pokok Alami Fluktuasi Harga

Sebarkan artikel ini
Monitoring bahan pokok oleh TPID Kota Cirebon di Pasar Induk Jagasatru, Selasa (19/3/2024). Foto: Humas Pemkot Cirebon
Monitoring bahan pokok oleh TPID Kota Cirebon di Pasar Induk Jagasatru, Selasa (19/3/2024). Foto: Humas Pemkot Cirebon

CIREBON – Dalam bulan suci Ramadan, sejumlah komoditas pokok mengalami fluktuasi harga.

Hal tersebut terungkap, dari peninjauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon yang meninjau sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Jagasatru.

Penjabat Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, kenaikan sejumlah komoditas tersebut dikarenakan banyak permintaan dari masyarakat Kota Cirebon.

“Ada yang mengalami kenaikan, ada juga yang mengalami penurunan. Jadi hasil monitoring kami menilai harga kebutuhan pokok masih relatif stabil,” katanya, Selasa (19/3/2024).

Dirinya melanjutkan, untuk masyarakat sendiri yang terpenting adalah stok dari beberapa komoditas yang masyarakat perlukan aman dan terpenuhi.

“Stok mencukupi sendiri akan berdampak kepada kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak signifikan dan daya beli masyarakat akan kebutuhan pokok tetap tinggi,” lanjutnya.

Ia memastikan, kebutuhan beberapa bahan pokok akan tersedia hingga hari raya Idul Fitri nanti.

“Kita juga akan mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menekan harga-harga komoditas sampai dengan menjelang hari raya Idul Fitri,” ungkapnya.

Dari hasil monitoring sendiri, harga beras medium semula Rp. 14.500 per kilogram turun menjadi Rp. 14.000 per kilogram.

Selain itu, semua jenis cabai mengalami penurunan harga, contohnya cabai rawit hijau semula Rp. 50.000 per kilogram turun menjadi Rp. 40.000 per kilogram.

Sementara kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yakni telur ayam semula Rp. 28.000 per kilogram menjadi Rp. 30.000 per kilogram. Daging ayam semula Rp. 30.000 per kilogram menjadi Rp. 31.500 per kilogram.***

TiketFest