Scroll untuk baca artikel
BeritaCirebon

DLH tak Rekomendasikan Bangun Perumahan Menggunakan Sampah

139
×

DLH tak Rekomendasikan Bangun Perumahan Menggunakan Sampah

Sebarkan artikel ini
Timbunan tanah yang berada di pesisir pantai Kesenden, Kamis (7/3/2024). Foto: Dialog/Sakti
Timbunan tanah yang berada di pesisir pantai Kesenden, Kamis (7/3/2024). Foto: Dialog/Sakti

CIREBON – Pembangunan perumahan yang dibuat dari tumpukan sampah tidak dianjurkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Yuni Darti mengatakan, wilayah pesisir sendiri dimiliki oleh 3 wilayah, yakni nasional, provinsi, dan Kota Cirebon.

“Jadi kalau untuk daerah timbulan itu sudah menjadi wewenang provinsi dan juga nasional, jadi kita sebenarnya tidak punya wewenang,” katanya, Kamis (7/3/2024).

Dirinya melanjutkan, beberapa proyek nasional memang memanfaatkan tanah timbul tersebut untuk reklamasi.

“Kami selaku DLH hanya bertugas untuk mencatat administrasi, kemudian evaluasi, dan melaporkan kegiatan reklamasi tersebut,” lanjutnya.

Ia menuturkan, untuk reklamasi menggunakan sampah sendiri DLH tidak menganjurkan hal tersebut.

“Kalau masalah bahaya atau tidak, tergantung terhadap pencemaran air atau tidak, untuk saat ini dalam batas normal, tapi kita tidak menganjurkan,” tuturnya.

Yuni memaparkan, beberapa negara termasuk Indonesia memperbolehkan melakukan reklamasi menggunakan sampah.

“Memang beberapa negara memperbolehkan atau bahkan Indonesia juga memperbolehkan, akan tetapi untuk kita sendiri memang tidak merekomendasikan,” paparnya.

Dirinya mengungkapkan, tidak direkomendasikan dikarenakan bangunan yang ada diatas sampah tersebut sangat rapuh.

“Untuk tanah timbul memang kebanyakan ada di pesisir, memang itu sangat berbahaya untuk membangun rumah,” ungkapnya.***

TiketFest