BeritaCirebon

Inilah Asal Kata “Kita” dalam Bahasa Cirebon

1311
×

Inilah Asal Kata “Kita” dalam Bahasa Cirebon

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Kota Cirebon memiliki berbagai macam kosakata yang sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

Termasuk dengan kata “Kita”, kata tersebut sendiri sering diucapkan dalam bahasa Cirebon untuk menggantikan sebutan saya dalam bahasa Indonesia.

Salah seorang budayawan Cirebon, Akbarudin Sucipto mengatakan, dalam bahasa Cirebon sendiri terdapat 3 penyebutan kata saya, yakni Kita, Kula, dan juga Isun.

“Kalau di Cirebon itu masyarakatnya secara psikologi komunikasinya egaliter, jadi prinsip kesetaraan, prinsip egaliterian itu dibuktikan dari bahasanya,” katanya, Kamis (23/1/2025).

Hanya saja, Ia menjelaskan penggunaan kata diri yang lebih santun misalnya “Kula” dipengaruhi oleh orang Solo.

“Karena orang-orang dahulu belajar hanacaraka menggunakan metode dari Solo, sementara hierarki kebahasaan di Jawa itu banyak, ada kromo inggil, kromo pasar, dan kromo dalem dan lainnya ada 14 tingkatan,” jelasnya.

Hal ini membuat bahasa Jawa yang santun ketika masuk ke Cirebon yang tersisa hanya bebasan dan padinan saja.

“Ketika di Cirebon itu terbangunnya kultur egaliterian bukan feodal seperti di Jawa lain akhirnya yang terpeta disini hanya bebasan dan padinan, nah identiknya bebasan itu untuk berkomunikasi dengan orang tua, guru, atau rasa saja,” paparnya.

Akbarudin mengungkapkan, untuk berkomunikasi secara keseharian terutama dengan yang sebaya egalitarian muncul, termasuk kata “Kita”.

“Jadi bahasa Cirebon itu dinamis, berkembang dan kosa katanya semakin banyak, ini yang memperkaya bahasa Cirebon, jadi kalau orang Cirebon ya memiliki bahasa sendiri yaitu bahasa Cirebon,” ungkapnya.***(Sakti)