BeritaCirebon

Melampaui Batas Negara, UGJ Cirebon Perkuat Jejak Global Lewat KKN Internasional

823
×

Melampaui Batas Negara, UGJ Cirebon Perkuat Jejak Global Lewat KKN Internasional

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) kembali menegaskan langkahnya menuju panggung global. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, UGJ menghadirkan pengalaman akademik dan pengabdian masyarakat lintas negara yang sarat nilai kolaborasi dan keberlanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari International Inbound Mobility Programme yang digelar bersama Universiti Utara Malaysia dan Universiti Sains Malaysia, berlangsung pada 9–17 Februari 2026. 

Program ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa UGJ untuk mengasah kapasitas akademik, kepemimpinan, serta memperluas perspektif global.

Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGJ, Dr. Ipik Permana, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa KKN Internasional ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting internasionalisasi pendidikan.

Mengusung tema “Merangka Peradaban Global melalui Kelestarian Ilmu (MPGKI)”, kegiatan dirancang sebagai wahana kolaborasi lintas budaya dan lintas institusi.

Melalui pendekatan pembelajaran partisipatif, mahasiswa tidak hanya mengikuti sesi akademik di kampus mitra, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi lintas budaya serta kunjungan ke berbagai institusi di Malaysia. 

Program ini turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Swadaya Gunung Jati dengan UUM dan USM, sebagai pijakan kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Tak berhenti pada ranah akademik, mahasiswa UGJ juga mengikuti program pertukaran budaya Indonesia–Malaysia. Kegiatan ini menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus memahami nilai-nilai kearifan lokal masyarakat setempat, memperkuat toleransi dan saling menghormati dalam konteks Asia Tenggara.

Di sisi pengabdian, mahasiswa UGJ berkolaborasi dengan mahasiswa UUM melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kampung Tengah Warna-Warni, Negeri Perlis. Berbagai kegiatan berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan dan partisipasi sosial mendapat sambutan hangat dari warga, sekaligus menjadi pengalaman empatik yang membekas bagi mahasiswa.

Kolaborasi serupa juga dilakukan bersama mahasiswa USM di Desa Mesjid. Program pengabdian ini menitikberatkan pada aktivitas sosial, edukatif, dan pemberdayaan sesuai kebutuhan masyarakat setempat—mencerminkan semangat gotong royong antarperguruan tinggi lintas negara.

Peran UGJ kian lengkap dengan keterlibatan dosen Fakultas Kedokteran yang menggelar guest lecture dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Selama dua hari, tim dosen melakukan sosialisasi kesehatan di Desa Mesjid, berfokus pada edukasi pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran hidup sehat sebagai kontribusi nyata akademisi bagi masyarakat internasional.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa UGJ memperoleh pengalaman komprehensif yang memadukan pembelajaran akademik, penguatan karakter, dan praktik pengabdian dalam konteks global. 

Lebih dari sekadar menambah kompetensi individu, KKN Internasional ini membentuk pola pikir adaptif dan berwawasan luas.

Melalui semangat kolaborasi dan kelestarian ilmu, UGJ terus melangkah menghadirkan pendidikan yang tak hanya berakar lokal, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam membangun peradaban global.***

Sumber: https://ugj.ac.id/ugj-perkuat-wawasan-global-mahasiswa-melalui-kkn-internasional-di-malaysia/