CIREBON – Tiga bulan awal tahun merupakan bulan kepatuhan koperasi untuk menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), dan salah satu koperasi yang menggelar RAT di Bulan Februari ini adalah Koperasi Sehat Sejahtera (KSS).
Koperasi yang anggotanya Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan umumnya ASN se-Kota Cirebon itu menggelar RAT di Ballroom Swiss-belhotel Cirebon, Kamis (29/2/2024).
Ketua KSS, Elin Cahyawati mengatakan, pertumbuhan KSS di tahun 2023 ada peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Aset kami meningkat, sisi permodalan juga meningkat, berdasarkan modal sendiri maksudnya dari anggota yang menabung di koperasi,” ucapnya.
“Total aset untuk saat ini meningkat, di tahun 2022 ada Rp 24 miliar dan di tahun 2023 mencapai Rp 27 miliar,” imbuhnya.
Elin mengungkapkan, pertumbuhan koperasi saat pandemi Covid-19 sempat stagnan. Setelahnya mengalami peningkatan setiap tahunnya.
“Simpan pinjam masih dominan, kami juga sudah merambah pengembangan dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Acara RAT tahun 2023 tesebut dibuka langusng oleh PJ Wali Kota Cirebon melalui Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sumanto.
Dalam menyampaikan sambutan, Sumanto mengatakan, RAT bagi sebuah koperasi merupakan hal mutlak yang harus dilaksanakan, karena RAT merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakan koperasi.
“Selain sebagai institusi pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi, RAT juga merupakan implementasi asas kekeluargaan dan semangat yang harus tetap hidup dalam berkoperasi,” ucapnya membacakan sambutan PJ Walikota.
Dikatakannya lebih lanjut, RAT menyiratkan bahwa kekuatan utama koperasi adalah pada anggotanya, dan mempunyai arti yang cukup strategis dalam pengembangan koperasi ke arah yang lebih baik lagi. Oleh karena itu, RAT ini akan menjadi laporan pertanggungjawaban pengurus, rencana kerja, dan Rencana Anggaran Koperasi.
“Pertanggungjawaban ini penting dilakukan karena untuk mengukur kinerja pengurus serta mengevaluasi seluruh program dan kegiatan, agar pada masa mendatang kinerja koperasi dapat diperbaiki dan lebih disempurnakan lagi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, pengawas dan anggota koperasi Sehat Sejahtera, karena secara rutin dan tepat waktu melaksanakan RAT.
Dalam rangka meningkatkan kualitas organisasi diharapkan unsur badan usaha koperasi seperti pengurus dan pengawas dapat mengoptimalkan tugas, fungsi dan perannya masing-masing. Antara lain, pemeriksaan dan pengelolaan koperasi dapat berjalan secara teratur dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, juga sesuai dengan ad/art koperasi.
Pada dasarnya, tujuan didirikanya koperasi adalah untuk mewujudkan kesejahteraan anggota khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Oleh karenanya harus terjalin kerjasama yang baik antara pengurus, pengawas dan para anggotanya.
Menurut Sumanto, keberhasilan koperasi bukan hanya ditentukan oleh pengurus, namun sangat tergantung dari keaktifan dan sumbangsih peran aktif dari masing masing anggota dengan cara berbelanja di toko koperasi, memanfaatkan simpan pinjam dan fasilitas lainnya yang disediakan koperasi sehat sejahtera.
“Semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa meridhoi setiap usaha dan langkah perjuangan kita untuk menjadikan Kota Cirebon yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” katanya.***











