CIREBON – Patung Kereta Paksi Naga Liman telah selesai dibangun dan dapat menjadi titik baru tujuan wisata di Kota Cirebon, patung tersebut berdiri di Taman Kebumen Kecamatan Lemahwungkuk.
“Patung ini dibangun oleh kami, Tim Kemenag Kota Cirebon sebagai bagian dari upaya untuk mengkampanyekan dan menghidupkan kembali budaya luhur Cirebon beserta nilai-nilai multikultural masyarakat Cirebon yang memang sudah dipraktikkan selama berabad-abad dan diusung oleh para leluhur Cirebon,” ucap Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Cirebon, Rizky Riyadu Taufiq dalam postingannya di media sosial yang dikutip Senin (27/11/2023).
Diungkapkan Rizky, patung tersebut dibuat atas inisiatif pihaknya dan atas perintah Walikota, Sekda serta dukungan beberapa anggota DPRD Kota Cirebon.
“Dibangun dengan landasan ketulusan dan tirakat oleh pematungnya yakni sosok pematung muda mas Surya Cipta yg memiliki idealisme berkaitan dgn nilai-nilai budaya,” ungkap Rizky.
Ia mengatakan, Paksi Naga Liman sendiri merupakan Kereta istimewa peninggalan dari Keraton Kanoman dan memiliki nilai filosofis yang istimewa. Memadukan berbagai unsur lintas budaya dan keyakinan.
“Paksi Naga Liman mampu menjadi simbol budaya representatif bagi keragaman masyarakat yang ada di Cirebon,” katanya.
Menurut Rizky, dengan berdirinya patung ini yang kebetulan telah diselesaikan tepat bertepatan pada hari Maulid Tahun 2023. Maka, setidaknya hal tersebut akan bisa menjadi monumen pengingat bagi masyarakat Cirebon bahwasanya para leluhur Cirebon telah mengajarkan tentang pentingnya keragaman, pentingnya harmonisasi dan pentingnya kerukunan.
“Patung ini secara fisik setidaknya akan bisa bertahan 50-80 tahun dan selama itu pula kita akan selalu bisa mengenang peninggalan fisik budaya kita, namun sudah seharusnya kita pun akan terus mengenang dan memegang nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya untuk selamanya dan kita wariskan pada generasi yang akan datang,” ujarnya.
Senada, Perupa Patung Kereta Paksi Naga Laman tersebut, Surya Suryawan mengungkapkan, karya Patung Paksi Naga Liman ini semoga bermanfaat buat masyarakat Cirebon.
“Khususnya untuk meningkatkan fungsi guna Lapangan Kebumen,” ucapnya.
Pihaknya berharap Pemerintah Kota Cirebon menindaklanjuti pemeliharaan lanjutan serta mewujudkan penambahan elemen lain seperti payung, tata lampu dan pembatas agar tidak dinaiki pengunjung.
“Terima kasih kepada Kemenag atas kepercayaanya memberi amanat untuk pembuatan patung ini,” tandasnya.*











