Cirebon

Wali Kota Cirebon Buka DEKORASI 2025, Dorong Pelestarian Budaya Melalui UMKM

1036
×

Wali Kota Cirebon Buka DEKORASI 2025, Dorong Pelestarian Budaya Melalui UMKM

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Setda Kota Cirebon/Dede Sofyan
Foto: Dok. Setda Kota Cirebon/Dede Sofyan

CIREBON- Wali Kota Cirebon, Effendi Edo secara resmi membuka kegiatan Dekranasda Olah Kreasi (DEKORASI) 2025 yang digelar di Mall UKM DKUKMPP Kota Cirebon, Sabtu (26/4/2025). Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini dan bertujuan mengangkat potensi budaya sekaligus pemberdayaan perempuan melalui pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa DEKORASI 2025 bukan sekadar ajang seremonial, melainkan ruang refleksi dan perayaan semangat Kartini yang diwujudkan dalam berbagai kontribusi perempuan masa kini, khususnya di bidang ekonomi kreatif.

“Ini bukan sekadar perayaan. Ini adalah ruang merenung, merayakan, dan melanjutkan semangat Kartini dalam kebudayaan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat kita hari ini,” ujar Wali Kota.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Dinas KUKMPP dan Dekranasda Kota Cirebon yang berhasil menghadirkan kegiatan yang menggabungkan kreativitas, budaya, dan ekonomi kerakyatan.

“Kolaborasi ini membuktikan, saat energi pemerintah dan lembaga mitra bersatu, maka akan lahir kerja-kerja yang berdampak,” tambahnya.

DEKORASI 2025 menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti fashion show Kartini cilik, lomba menghias donat, pelatihan membatik, hingga demo memasak. Menurut Wali Kota, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam menghidupkan kembali budaya lokal dan mendorong pertumbuhan UMKM.

“UMKM bukan hanya soal usaha kecil. Ini tentang impian besar yang diperjuangkan dengan cara-cara sederhana namun konsisten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Cirebon, Noviyanti Edo, menyatakan bahwa DEKORASI adalah ruang aktualisasi perjuangan Kartini melalui karya-karya perempuan kreatif Kota Cirebon.

“Perempuan bisa mewujudkan impian lewat tekad dan keyakinan. DEKORASI ini adalah bentuk kecintaan terhadap budaya, yang tercermin dari karya para pengrajin dan pelaku UMKM,” ucap Noviyanti.

Ia juga menilai bahwa pelatihan seperti membatik bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga nilai-nilai seperti kesabaran dan ketelitian. “Ini juga melatih kualitas pribadi,” imbuhnya.

Ketua Dekranasda mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal dan memperluas pasar UMKM Kota Cirebon. “Setiap karya lokal punya daya saing. Dekranasda berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat para pelaku usaha ini,” tegasnya.

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, menambahkan bahwa DEKORASI 2025 merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas Tionghoa Jawa Barat dan Cirebon, serta stakeholder lainnya.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dari sektor paling dasar, dan memperkuat posisi Mall UKM sebagai etalase produk-produk unggulan lokal,” tutupnya.***