CIREBON – Grage City Mall Cirebon berubah menjadi panggung budaya megah saat sebanyak 500 penari dari wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) bersatu dalam aksi tari kolosal bertajuk “Caruban Jejogedan” untuk memperingati Hari Tari Dunia.
Acara spektakuler yang digelar pada Sabtu (16/5/2026) ini sukses menyedot perhatian masyarakat melalui pertunjukan serentak di dua area sekaligus, yakni indoor dan outdoor Grage City Mall.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Sanggar Tari Dewata Soentja bersama para pelaku seni tari Cirebon, dengan dukungan penuh dari Grage City Mall serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cirebon.
“Caruban Jejogedan” tidak hanya menjadi perayaan seni tari, tetapi juga membawa misi besar untuk mendekatkan masyarakat dengan kekayaan budaya Nusantara.
Pengunjung mall diajak langsung ikut menari bersama, menjadikan acara ini lebih interaktif dan edukatif. Beragam tarian tradisional ditampilkan, mulai dari Tari Topeng Cirebon, Jaipong, Tari Merak, Tari Sintren dan Tari Ronggeng
Keberagaman koreografi tersebut memperlihatkan kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas seni tradisional Indonesia.
Tiga Penari Tampil Marathon 10 Jam Nonstop
Salah satu sorotan utama dalam event ini adalah aksi luar biasa dari tiga penari pilihan yang melakukan marathon menari selama 10 jam tanpa henti, mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Penampilan ini menjadi simbol dedikasi tinggi para pelaku seni dalam menjaga eksistensi budaya daerah. Selama marathon berlangsung, panggung juga diisi oleh penampilan bergantian dari berbagai sanggar tari se-Ciayumajakuning.
Direktur Utama PT Kreasi Akar Sembilan, Radite A.H. Soewondopranoto, menegaskan bahwa Grage City Mall berkomitmen menjadi ruang kreatif terbuka bagi komunitas seni dan budaya.
“Kami sangat terbuka bagi para pelaku seni budaya maupun komunitas lain yang membutuhkan tempat untuk berkreasi. Hal positif seperti ini akan selalu kami dukung demi memajukan dan melestarikan budaya Kota Cirebon,” ujarnya.
Menurut Radite, dukungan terhadap kegiatan budaya juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Cirebon ke tingkat nasional hingga internasional.
Sebelumnya, Grage City Mall juga sukses menggelar Festival Literasi pada April 2026. Kini, melalui “Caruban Jejogedan”, mall tersebut semakin menegaskan perannya sebagai pusat aktivitas komunitas.
Memasuki bulan Juni 2026, Grage City Mall akan merayakan hari jadinya yang ke-12 dengan mengusung tema besar kolaborasi seni budaya dan kuliner khas Cirebon.
Dorong Kebangkitan Seni Tradisional di Ruang Publik
Melalui event budaya berskala besar ini, Grage City Mall berharap dapat menjadi wadah yang nyaman untuk olahraga, belajar, berkarya, hingga terkoneksi dengan berbagai komunitas lintas usia.
“Caruban Jejogedan” menjadi bukti nyata bahwa seni tradisional tetap mampu hidup, berkembang, dan menarik perhatian generasi masa kini jika diberi ruang yang tepat.
Melihat dari antusiasme tinggi masyarakat, acara ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mendukung pelestarian budaya Nusantara serta kebangkitan seni tradisional di ruang publik modern.***











