CIREBON – Wali Kota Cirebon Effendi Edo melakukan tinjauan terhadap jalan rusak yang ada di Jalan Ciremai Raya.
Ia mengatakan, jalan rusak yang ada di Ciremai Raya sendiri bukan hanya karena kualitas saja, akan tetapi juga rusak dikarenakan faktor curah hujan yang tinggi.
“Terlebih ini selalu ada genangan air, karena memang musuhnya aspal adalah air, insyaallah besok sudah mulai ada perbaikan sementara terlebih dahulu,” katanya, Jumat (7/3/2025).
Dirinya melanjutkan, nantinya jalan tersebut akan dilakukan peningkatan berupa beton, untuk sementara hanya ditambal saja.
“Untuk jalan lain juga sama, jadi kita harus dibeton ini kalau di aspal lagi nanti akan seperti ini terus, sembari kita benahi dari segi drainasenya,” lanjutnya.
Ia menuturkan, pihaknya juga akan mengimbau kepada masyarakat terutama pemilik toko untuk menjaga drainase yang sudah ada.
“Saya juga minta kepada masyarakat yang depannya ada drainase untuk jalan untuk ikut menjaga, ikut memelihara, sehingga tidak menjadi banjir lagi,” tuturnya.
Terlebih, berdasarkan peninjauan dilapangan drainase pada kawasan jalan tersebut ditutup oleh masyarakat sekitar.
“Ini kan untuk jalannya air supaya lancar biar tidak banjir, kita akan komunikasikan kepada seluruh perangkat daerah untuk sama-sama menjaga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon Rachman Hidayat mengatakan, kerusakan yang terjadi disini kita identifikasi sepanjang 300 meter.
“Penanganan sementara kita lakukan besok, sambil menunggu proses konstruksi, kita sebetulnya ada anggaran Rp580 juta, tapi kita menunggu hasil efisiensi,” katanya.
Untuk betonisasi, DPUTR memperkirakan membutuhkan anggaran sebanyak Rp1,9 miliar sepanjang 300 meter.
“Untuk sepanjang 300 meter itu kita butuh anggaran Rp1,5 miliar lagi, saat ini kita sudah punya Rp580 juta, nanti drainase juga kita selesaikan,” jelasnya.***(Sakti)











