Cirebon

Setahun Berdiri, Museum Topeng Cirebon Mantapkan Diri Jadi Pusat Budaya Nusantara

1379
×

Setahun Berdiri, Museum Topeng Cirebon Mantapkan Diri Jadi Pusat Budaya Nusantara

Sebarkan artikel ini
Foto: Dok. Dede Sofyan/Setda Kota Cirebon
Foto: Dok. Dede Sofyan/Setda Kota Cirebon

CIREBON – Perayaan satu tahun Museum Topeng Cirebon, Rabu (10/9/2025), berlangsung penuh warna di Balai Kota Cirebon. Tabuhan gamelan dan tarian Topeng Kelana membuka acara yang dihadiri Wali Kota Effendi Edo, seniman, dan tamu undangan.

Museum yang kini menyimpan 621 koleksi topeng nusantara dan mancanegara ini lahir berkat hibah 488 topeng dari Nani Yuniarti Taufik, pemilik Narada Art Gallery. Kehadiran museum tersebut diharapkan memperkuat identitas Cirebon sebagai kota budaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Effendi Edo mengajak masyarakat menjadikan Museum Topeng Cirebon sebagai “rumah kebudayaan” sekaligus ruang kreatif dan destinasi wisata. “Di museum ini wisatawan bisa merasakan kebanggaan Cirebon sebagai kota yang tak kehilangan identitasnya. Semoga menjadi inspirasi generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan budaya lokal,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, menegaskan museum ini menjadi lokomotif pelestarian budaya. Sejak dibuka, museum telah dikunjungi 7.527 orang. “Kami berharap angka ini terus meningkat seiring bertambahnya koleksi topeng,” katanya.

Perayaan ulang tahun pertama juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama teknis pengembangan kebudayaan dan pariwisata di kawasan pelabuhan. Langkah ini diyakini semakin memperkuat posisi Cirebon sebagai kota budaya dan destinasi wisata unggulan.

Acara ditutup dengan kunjungan bersama ke ruang pameran. Para pengunjung larut menikmati topeng-topeng nusantara dan internasional, menyelami nilai dan cerita yang tersimpan di balik setiap ukiran kayu. Museum Topeng Cirebon pun kian tegak sebagai simbol kebanggaan, ingatan, dan identitas masyarakat Cirebon.***