Berita

UGJ Tutup Program KBKM 2025–2026, Cetak Wirausahawan Muda Berdampak Nyata

901
×

UGJ Tutup Program KBKM 2025–2026, Cetak Wirausahawan Muda Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini

CIREBONUniversitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) resmi menutup Program Kampus Berdampak Kewirausahaan Mandiri (KBKM) Tahun Akademik 2025–2026 melalui Awards and Closing Ceremony yang digelar di Auditorium Gedung B Kampus FK UGJ, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program kewirausahaan yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan. 

KBKM dirancang sebagai ruang belajar berbasis praktik yang mendorong mahasiswa terjun langsung ke dunia usaha dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Pelaksana KBKM, Dr. H. Kartono, S.E., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa program yang digagas Lembaga Inovasi dan Pengembangan (LIP) UGJ tersebut telah melalui berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, seleksi peserta, pembekalan, implementasi lapangan, hingga evaluasi menyeluruh.

“KBKM bukan sekadar menyusun proposal atau presentasi bisnis. Ini adalah laboratorium pembelajaran untuk membentuk mental wirausaha agar mahasiswa siap bertahan dan berjuang di masa depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberian penghargaan kepada kelompok terbaik bukan semata mencari pemenang, tetapi sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, proses, dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan usaha.

Sementara itu, Rektor UGJ Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., yang secara resmi menutup program, menegaskan bahwa Kampus Berdampak merupakan implementasi nyata pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Pembelajaran di UGJ tidak berhenti di ruang kelas. Mahasiswa harus merasakan langsung dinamika lapangan. Dari sanalah lahir inovasi, kreativitas, dan manfaat nyata, khususnya bagi UMKM,” ujarnya.

Rektor juga mendorong mahasiswa menjadikan pengalaman KBKM sebagai langkah awal membangun karakter wirausaha yang berani mencoba dan terus berinovasi.

Apresiasi turut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo., Drs., M.Si. Menurutnya, penutupan program justru menjadi awal lahirnya generasi wirausahawan muda yang tangguh.

“Hari ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan. Mahasiswa dibekali pola pikir kreatif, keberanian mengambil risiko, kemandirian, serta daya juang tinggi,” tuturnya.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penyerahan Reward Modal Usaha kepada kelompok terbaik peraih juara satu, dua, dan tiga sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengembangan bisnis mahasiswa.

Sebagai penutup, perwakilan Wadhwani Foundation, Dr. Endah Pitaloka, S.E., M.E., mengapresiasi mahasiswa yang mampu menghasilkan produk inovatif dengan pendekatan pemasaran digital.

“KBKM tidak hanya menghadirkan pengalaman magang, tetapi membentuk calon wirausahawan dan startup creator yang berdampak bagi kampus dan masyarakat,” katanya.

Melalui Program Kampus Berdampak Kewirausahaan Mandiri, UGJ kembali menegaskan komitmennya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, mandiri, dan siap bersaing di dunia usaha.***