JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama atau yang lebih dikenal sebagai Uya Kuya bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Masjid Raya Nurul Hidayah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Astrid Margareta serta Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Haidir.
Dalam pemaparannya, Surya Utama menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah cukup besar.
“Setiap dapur yang beroperasi bisa mempekerjakan sekitar 47 orang. Jika di satu kecamatan terdapat beberapa dapur, maka puluhan hingga ratusan lapangan pekerjaan baru dapat tercipta. Selain itu, program ini juga melibatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan,” ujar Surya Utama.
Sementara itu, Astrid Margareta menilai Program MBG merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dan DPR RI dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.
“Program ini merupakan investasi pada otak anak-anak Indonesia. Dengan memastikan setiap anak mendapatkan akses gizi berkualitas tanpa bergantung pada kondisi ekonomi keluarga, kita turut memperkuat fondasi generasi masa depan,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui Program MBG, anak-anak memperoleh asupan gizi yang terjamin secara rutin, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM yang terlibat dalam penyediaan bahan pangan dan pengelolaan dapur program.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, legislatif, serta masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak sekaligus menggerakkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.***











