BeritaCirebon

Srikandi Cirebon Wakili Kota Udang di Indonesia World Dance Festival 2026

819
×

Srikandi Cirebon Wakili Kota Udang di Indonesia World Dance Festival 2026

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Sanggar Tari Srikandi Cirebon sukses mewakili Kota Cirebon dalam ajang Indonesia World Dance Festival (IWDF) 2026 yang digelar di Pos Bloc Jakarta, 30 Mei 2026. 

Kehadiran Sanggar Tari Srikandi menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Cirebon kepada masyarakat nasional hingga dunia internasional.

Festival tari berskala nasional tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. IWDF 2026 menjadi bagian dari peringatan Hari Tari Dunia sekaligus rangkaian menuju perayaan 500 tahun Kota Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global berbasis budaya.

Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 79 sanggar tari dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, serta satu sanggar tari dari Korea Selatan. Beragam tarian tradisional dan kreasi budaya ditampilkan sebagai wujud keberagaman seni yang dimiliki Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Sanggar Tari Srikandi Cirebon membawakan Tari Ragam Caruban Nagari, sebuah tarian yang menggambarkan kekayaan budaya dan identitas masyarakat Cirebon. Penampilan tersebut mendapat perhatian pengunjung karena menampilkan unsur tradisi yang kuat dengan kemasan yang menarik.

Tak hanya itu, pada sesi parade budaya, Sanggar Tari Srikandi juga menghadirkan kolaborasi unik antara seni tradisional dan modern. 

Mereka menampilkan tarling Cirebonan yang dipadukan dengan musik hip-hop bersama Booondit, rapper asal Cirebon. Perpaduan tersebut berhasil menciptakan sajian seni yang segar sekaligus menunjukkan bahwa budaya daerah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.

Pimpinan Sanggar Tari Srikandi Cirebon, Tia, mengatakan bahwa partisipasi dalam Indonesia World Dance Festival 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan budaya Cirebon kepada khalayak yang lebih luas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Cirebon memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui Tari Ragam Caruban Nagari dan kolaborasi tarling dengan hip-hop, kami berharap budaya Cirebon semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di mata dunia,” ujarnya.

Menurutnya, keikutsertaan Sanggar Tari Srikandi dalam festival tersebut merupakan bentuk komitmen pelaku seni daerah untuk terus melestarikan sekaligus mengembangkan budaya lokal agar tetap relevan di tengah arus globalisasi.

Melalui penampilan di Indonesia World Dance Festival 2026, Sanggar Tari Srikandi Cirebon tidak hanya membawa nama Kota Cirebon ke panggung nasional, tetapi juga menjadi duta budaya yang memperkenalkan semangat Caruban Nagari kepada dunia. 

Langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Cirebon sebagai salah satu daerah yang kaya akan tradisi, seni, dan kreativitas budaya.***