CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon terus berbenah untuk melakukan perbaikan infrastruktur termasuk jalan.
Setelah sebelumnya melakukan perbaikan di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Pemerintah Kota Cirebon dan juga provinsi Jawa Barat melakukan perbaikan Jalan Kartini Kota Cirebon.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPTD 6 Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Sandi Wijaya mengatakan, pada tahun 2026 sendiri Kota Cirebon mendapatkan satu ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan oleh provinsi Jawa Barat.
“Untuk jalan Kartini yang akan diperbaiki sendiri sepanjang 998 meter, dengan nilai kontrak Rp3,85 miliar, dengan pagu Rp4 miliar,” katanya, Senin (21/9/2026) dini hari.
Direncanakan Jalan Kartini rampung selama 90 hari atau rampung pada bulan November 2026 mendatang.
“Pekerjaan ini dilakukan dengan pemeliharaan berkala satu lapis aspal AC WC dengan ketebalan 4 cm, pekerjaan sendiri dipotong karena adanya rel kereta api sebanyak 15 meter,” jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk proses trial compact sendiri merupakan uji kepadatan, dan akan dilakukan selama 2 hari.
“Nantinya akan diuji tingkat kepadatannya atau gemburnya itu ada yang 125 persen, atau 130 persen, nah nanti di cari density yang cocok untuk jalan Kartini,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon Rachman Hidayat berterima kasih dengan adanya bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Barat.
“Ini merupakan salah satu perbaikan jalan yang paling ditunggu masyarakat Kota Cirebon, jadi saya berterimakasih kepada pihak provinsi Jawa Barat telah melakukan perbaikan,” katanya.
Selain Jalan Kartini, perbaikan Jalan Dr. Wahidin juga sedang berproses melalui inpres jalan daerah (IJD), dan juga beberapa ruas jalan lain melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cirebon.
“Nanti akan melakukan perbaikan di Jalan Kutagara, Jalan Kandang Perahu, Jalan Pancuran, Jalan Arya Kemuning, dan Jalan Garuda,” jelasnya.
Rachman menambahkan, pada tahun 2026 sendiri Pemerintah Kota Cirebon melakukan perbaikan di 20 ruas jalan, dengan total anggaran Rp6,5 miliar.*** (Sakti)











