Berita

PLN Bergerak Cepat Amankan Infrastruktur Transmisi, Pasokan Listrik di Tasikmalaya Tetap Andal Pascakebakaran Lahan

603
×

PLN Bergerak Cepat Amankan Infrastruktur Transmisi, Pasokan Listrik di Tasikmalaya Tetap Andal Pascakebakaran Lahan

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Cirebon bergerak cepat mengamankan infrastruktur transmisi setelah terjadi kebakaran lahan di sekitar Tower 01 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tasikmalaya–Tasikmalaya Baru pada Selasa (4/8). 

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Berkat koordinasi cepat bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi terkait, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada aset kelistrikan milik PLN, sehingga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Jalan Sambong Jaya, Kelurahan Sambong Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. 

Sebagai langkah pengamanan dan untuk mendukung proses pemadaman, PLN melakukan pembebasan tegangan sementara pada jalur SUTT 150 kV Tasikmalaya–Tasikmalaya Baru #2 sesuai prosedur operasional guna memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim PLN segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap tower dan jaringan transmisi untuk memastikan seluruh komponen berada dalam kondisi aman sebelum jalur kembali dioperasikan. 

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak terdapat kerusakan pada tower, konduktor, isolator maupun komponen pendukung lainnya. Setelah seluruh tahapan pengamanan selesai, jalur SUTT 150 kV Tasikmalaya–Tasikmalaya Baru #2 kembali beroperasi normal pada pukul 23.14 WIB.

Sebagai bagian dari sistem transmisi tegangan tinggi PLN di Jawa Barat yang terhubung dalam sistem interkoneksi Jawa–Bali, jalur SUTT 150 kV memiliki peran penting dalam menjaga keandalan penyaluran tenaga listrik. Karena itu, setiap potensi gangguan ditangani secara cepat dan terukur agar kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat tetap terpelihara.

Manager PLN UPT Cirebon, Andi Setiawan, mengatakan bahwa keselamatan masyarakat dan personel menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan kondisi darurat, seiring dengan upaya menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran di sekitar jalur transmisi, tim kami segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan instansi terkait untuk mengamankan jaringan serta mendukung proses pemadaman. Setelah kondisi dinyatakan aman, kami langsung melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh komponen transmisi sebelum sistem dinormalkan kembali. Hasil pemeriksaan memastikan tidak terdapat kerusakan pada aset maupun instalasi PLN, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat tetap andal,” jelasnya.

PLN menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), TNI, relawan, pemerintah daerah, serta masyarakat sekitar yang telah bersinergi menjaga keselamatan dan mendukung pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan.

Sebagai langkah pencegahan, PLN mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, pembakaran sampah, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan api di sekitar jaringan transmisi tenaga listrik. Selain membahayakan keselamatan, aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan terhadap infrastruktur kelistrikan yang menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di sekitar aset ketenagalistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar langkah penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. 

PLN akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan objek vital ketenagalistrikan sebagai upaya menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan.***