Scroll untuk baca artikel
Cirebon

PPDB SMA 2024 Berubah Regulasi, Kini tidak Bisa Titip KK

237
×

PPDB SMA 2024 Berubah Regulasi, Kini tidak Bisa Titip KK

Sebarkan artikel ini
KCD Wilayah X Jawa Barat, Ambar Triwidodo saat ditemui di SMKN 1 Cirebon, Kamis (22/2/2024). Foto: Dialog/Sakti

CIREBON – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Ambar Triwidodo mengungkapkan terdapat aturan baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Ambar mengatakan, PPDB 2024 ada beberapa regulasi yang diubah, dan nanti akan disosialisasikan pada bulan Maret 2024.

“Dengan perubahan regulasi ini dilakukan dengan tujuan semua anak dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hak pendidikannya,” katanya, Kamis (22/2/2024).

Dirinya melanjutkan, regulasi tersebut terkait dengan titip kartu keluarga pada sistem zonasi PPDB.

“Sering terjadi anak dititipkan namanya pada kartu keluarga (KK) orang lain, nah sekarang tidak boleh lagi hanya anaknya saja yang dititipkan, akan tetapi seluruh keluarganya harus pindah,” lanjutnya.

Selain itu, Ia mengungkapkan, nantinya terdapat tahapan yang berbeda yaitu, pada tahap pertama zonasi dan afirmasi.

“Intinya seluruh siswa di Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon itu bersekolah, dari data kami masih ada sekitar tiga ribu siswa yang tidak tertampung baik SMA negeri maupun swasta,” ungkapnya.

Ambar menjelaskan, selain sistem zonasi yang diubah, untuk sistem kondisi tertentu yang menyumbang 5 persen akan dihilangkan.

“Kondisi tertentu ini seperti masuk dengan satgas covid, dikarenakan saat ini sudah tidak ada, nantinya diarahkan kemana, nah kita tunggu peraturan gubernur terbaru pada bulan Maret,” jelasnya.

Sementara untuk jalur miskin, masih diadakan, namun hanya untuk yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) saja.

“Jadi untuk surat keterangan tidak mampu itu sudah tidak berlaku lagi, bahkan pada tahun 2025 kita fokus anggaran untuk siswa miskin,” paparnya.*(Sakti)

TiketFest