Scroll untuk baca artikel
Travel

Rasakan Sensasi Berenang Bersama Ikan di Objek Wisata Cibulan Kuningan

407
×

Rasakan Sensasi Berenang Bersama Ikan di Objek Wisata Cibulan Kuningan

Sebarkan artikel ini
Objek wisata Cibulan yang terletak di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Foto: Dialog/Siti Masithoh

KUNINGAN – Objek wisata Cibulan sangat terkenal dengan keberadaan ikan dewa dan airnya yang jernih. Objek wisata ini terletak di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan.

Objek wisata Cibulan memiliki dua kolam besar utama berbentuk persegi panjang.

Di dalam kolam tersebut, terdapat sejumlah ikan dewa yang dikeramatkan oleh warga setempat.

Keberadaan ikan tersebut juga menjadi salah satu daya tarik objek wisata Cibulan. Pengunjung bisa merasakan sensasi berenang bersama ikan.

“Tiap ke sini pasti bawa anak-anak. Mereka senang bisa lihat ikan. Airnya juga seger, jadi kalau renang paling sering ke sini,” kata Vini (37) warga Kuningan, Kamis (12/10/2023).

Pengunjung lainnya, Putri (26) mengaku menyukai berenang di objek wisata Cibulan sejak dulu masih sekolah.

“Dari sekolah udah sering ke sini. Seneng sih renang sama ikan, bagus banget. Beda aja gitu rasanya,” ungkapnya.

Selain kolam, terdapat pula air mata yang berbentuk kolam-kolam kecil. Setiap kolamnya masing-masing diberi nama.

Di sekitar objek wisata Cibulan juga sudah terdapat berbagai fasilitas penunjang, seperti kamar bilas dan toilet.

Akses menuju objek wisata Cibulan bisa ditempuh dengan berbagai transportasi. Sebab akses jalannya besar dan bagus.

Kamu bisa menempuh jarak sekira 7 kilometer dari pusat Kota Kuningan dan 28 kilometer dari Kota Cirebon.

Dilansir dari website resmi Desa Manis Kidul, Kamis (12/10/2023), objek wisata Cibulan diremikan pada 27 Agutus 1939.

Dari cerita yang berkembang di kalangan masyarakat setempat, ikan dewa tersebut konon dahulunya merupakan prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu Siliwangi.

Mereka kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi sehingga menjadi ikan. Konon, jumlahnya juga tidak berkurang maupun bertambah.***

TiketFest