BeritaCirebon

Warga Argasunya Cirebon Dapat Bantuan 16.000 Liter Air Bersih, Anton: Semoga Meringankan

801
×

Warga Argasunya Cirebon Dapat Bantuan 16.000 Liter Air Bersih, Anton: Semoga Meringankan

Sebarkan artikel ini

CIREBON – Keterbatasan air bersih yang dirasakan sebagian warga Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, mendapat perhatian. Di tengah musim kemarau, kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari menjadi persoalan yang harus segera diatasi.

Scroll Untuk Lanjut Baca
Scroll Untuk Lanjut Baca

Merespons kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN, Anton Octavianto bergerak menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang membutuhkan.

Sebanyak 16.000 liter air bersih disiapkan untuk masyarakat di dua wilayah Kelurahan Argasunya. Bantuan tersebut masing-masing sebanyak 8.000 liter dan didistribusikan di dua titik yang membutuhkan pasokan air.

Penyaluran pertama dilakukan pada Rabu (23/9/2026) untuk warga RW 02 Kedung Krisik, Kelurahan Argasunya. Sementara itu, sebanyak 8.000 liter air bersih berikutnya disalurkan pada Kamis (24/9/2026) bagi warga Kopiluhur, Kelurahan Argasunya.

Anton Octavianto mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau.

“Hari ini kami sudah menyalurkan 8 ribu liter air bersih untuk warga RW 02 Kedung Krisik. Besok kami lanjutkan lagi sebanyak 8 ribu liter untuk warga Kopiluhur, Kelurahan Argasunya,” ujar Anton, Rabu (23/9/2026).

Menurut Anton, persoalan air bersih tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Karena itu, bantuan air bersih diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya mereka yang harus menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Mudah-mudahan bantuan air bersih ini bisa membantu memenuhi kebutuhan warga,” katanya.

Bagi warga Argasunya, distribusi air bersih tersebut menjadi bantuan yang sangat berarti di tengah keterbatasan pasokan air.

Warga menyambut baik bantuan tersebut karena air merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda. Dengan adanya pasokan air bersih, masyarakat setidaknya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus terlalu khawatir dengan ketersediaan air.

Sejumlah warga juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Argasunya.

Bantuan tersebut dinilai hadir pada saat yang dibutuhkan, terutama ketika warga mulai merasakan dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih.

Anton menegaskan, kehadiran di tengah masyarakat bukan hanya dilakukan ketika ada persoalan besar, tetapi juga ketika warga menghadapi kebutuhan sehari-hari yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Kami berharap warga tetap mendapatkan akses air bersih selama kondisi kemarau ini,” ujarnya.

Penyaluran air bersih tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat sekaligus upaya membantu warga Argasunya menghadapi dampak musim kemarau.

Melalui bantuan 16.000 liter air bersih yang disalurkan di dua wilayah, diharapkan kebutuhan warga dapat sedikit terbantu dan aktivitas sehari-hari masyarakat tetap berjalan dengan baik.***