CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon resmi mengusung tema “Manunggal Winangun Caruban” dalam peringatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 yang akan diperingati pada 16 Juni 2026 mendatang.
Tema tersebut mengandung makna mendalam tentang persatuan dan kolaborasi dalam membangun Kota Cirebon menuju masa depan yang lebih baik.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, menjelaskan bahwa “Manunggal Winangun Caruban” berarti bersatu untuk membangun Cirebon.
Menurutnya, pembangunan kota tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Tema ini memiliki pesan moral yang sangat kuat. Ketika berbicara pembangunan Kota Cirebon, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholder, termasuk masyarakat,” ujar Iing, Senin (1/6/2026).
Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Cirebon tahun ini akan diawali dengan sejumlah agenda tradisional dan seremonial, seperti ziarah ke makam Sunan Gunung Jati, kegiatan Maca Babad Cirebon, hingga Sidang Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon.
Tak hanya itu, perayaan tahun ini juga akan semakin semarak dengan digelarnya Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (Porsenitas) 2026, yang melibatkan sepuluh daerah dari wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Nantinya akan hadir sepuluh kepala daerah dari berbagai wilayah perbatasan, seperti Cilacap, Brebes, Pangandaran, dan daerah lainnya untuk mengikuti Porsenitas,” jelasnya.
Porsenitas dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 27 Juni 2026 dan menjadi salah satu agenda terbesar dalam rangkaian HUT Kota Cirebon ke-599. Pemerintah Kota Cirebon masih mempertimbangkan apakah puncak perayaan Hari Jadi akan digabungkan dengan acara penutupan Porsenitas atau dilaksanakan secara terpisah.
Selain kompetisi olahraga, masyarakat juga akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya dari 10 kabupaten dan kota peserta. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah dan penguatan kerja sama antarwilayah.
Beragam produk unggulan UMKM dari masing-masing daerah juga akan dipamerkan. Sementara cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi voli, bulu tangkis, tenis meja, padel, lari, hingga olahraga tradisional seperti jemparingan.
Tidak hanya itu, sejumlah perlombaan khas daerah seperti lomba burung berkicau dan kontes burung perkutut juga akan memeriahkan rangkaian kegiatan.
Melalui semangat “Manunggal Winangun Caruban”, peringatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-599 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan, mempererat kerja sama antar daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui promosi budaya, olahraga, dan UMKM lokal.***(Sakti)











