BeritaCirebon

PAN Kota Cirebon Siapkan Strategi Baru untuk Dongkrak Kursi DPRD

948
×

PAN Kota Cirebon Siapkan Strategi Baru untuk Dongkrak Kursi DPRD

Sebarkan artikel ini

CIREBON – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Cirebon mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Cirebon.

Muscab tersebut digelar di Hotel Grand Dian, Sabtu (18/7/2026), dengan mengusung tema “Ngarakar Kuwat, Ngadeg Jejeg Inggil”.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi internal PAN Kota Cirebon sekaligus menyusun strategi untuk meningkatkan perolehan kursi DPRD Kota Cirebon pada Pileg 2029.

Sekretaris Badan Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (BPOK) DPW PAN Jawa Barat, Dani Mardani, mengatakan Muscab dilaksanakan secara kolektif untuk seluruh kecamatan di Kota Cirebon.

Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepengurusan DPC periode 2020–2025 hingga pemilihan calon ketua dan anggota formatur di masing-masing kecamatan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian agenda pokok Muscab telah selesai dilaksanakan. Selanjutnya, pembahasan mengenai program kerja dan rekomendasi organisasi akan dilanjutkan dalam Rapat Kerja Daerah,” ujar Dani.

Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi titik awal kebangkitan PAN Kota Cirebon untuk menghadapi kontestasi politik 2029.

Dani mengungkapkan, PAN menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi DPRD Kota Cirebon. Jika saat ini PAN memiliki tiga kursi, partai berlambang matahari putih itu optimistis dapat meraih sedikitnya lima hingga enam kursi pada Pileg 2029.

“Semangat kita adalah satu daerah pemilihan satu kursi. Bahkan ada satu kecamatan yang menurut perhitungan kami berpeluang menyumbang dua kursi. Target kami melipatgandakan raihan kursi dibandingkan hasil pemilu sebelumnya,” katanya.

Dani menjelaskan, optimisme tersebut dibangun melalui perubahan strategi partai. Jika sebelumnya kemenangan lebih banyak bertumpu pada kekuatan calon legislatif, kini PAN berupaya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting, rayon, dan subrayon.

Struktur organisasi yang solid, kata dia, akan menjadi mesin politik utama PAN menghadapi Pileg 2029. 

Selain itu, partai juga mengandalkan jaringan relawan yang dibentuk oleh partai maupun para calon legislatif.

“Struktur yang semakin kuat hingga tingkat bawah akan menjadi energi baru. Ditambah lagi kekuatan relawan yang lebih terorganisasi, kami yakin target peningkatan 200 persen sangat memungkinkan untuk dicapai,” jelasnya.

Dani menambahkan, DPP PAN saat ini memberikan perhatian lebih besar terhadap penguatan partai di daerah. Dukungan partai tidak lagi hanya diarahkan untuk memenangkan kursi DPR RI, tetapi juga DPRD provinsi serta kabupaten dan kota.

“DPP, DPW, dan DPD kini membangun kolaborasi yang lebih kuat. Dukungan, termasuk dari sisi logistik, akan lebih terasa sampai ke tingkat kabupaten dan kota,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Cirebon, Aldian Fauzan Ramadlan Sumarna, menyatakan optimistis target penambahan kursi dapat diwujudkan.

Menurut Aldian, berdasarkan pemetaan politik yang dilakukan PAN Kota Cirebon, peluang meraih empat hingga lima kursi DPRD pada Pileg 2029 sangat terbuka.

“Insya Allah dengan semangat dan kerja sama seluruh pengurus mulai dari DPC hingga anak ranting, target lima kursi sangat realistis. Bahkan berdasarkan data yang kami miliki, peluang empat sampai lima kursi bisa kami optimalkan,” ujarnya didampingi Sekretaris DPD PAN Kota Cirebon Anton Octavianto.

Untuk mencapai target tersebut, PAN Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting, melakukan penjaringan calon legislatif lebih awal, serta meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.

Aldian menegaskan, identitas PAN tidak hanya tercermin melalui slogan “PAN Bantu Rakyat”, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program sosial yang digelar secara berkelanjutan.

Salah satunya yakni layanan servis sepeda motor gratis yang bekerja sama dengan Honda. Program tersebut dilaksanakan setiap pekan secara bergiliran di lima daerah pemilihan (dapil) di Kota Cirebon.

Selain itu, melalui sayap partai BM PAN, DPD PAN Kota Cirebon juga aktif mendukung pelaku UMKM dengan memberikan bantuan tenda usaha setiap bulan kepada masyarakat yang membutuhkan.

PAN juga memiliki organisasi perempuan muda, PUAN, yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga aktivitas olahraga.

“Kalau program-program ini terus berjalan secara konsisten dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami yakin kepercayaan publik akan meningkat dan target perolehan kursi pada Pileg 2029 bisa tercapai,” pungkas Aldian.***